Kompas.com - 05/04/2021, 15:21 WIB
Awan Cirrostratus tepat setelah matahari terbenam di persimpangan New Jersey. wikimedia.orgAwan Cirrostratus tepat setelah matahari terbenam di persimpangan New Jersey.

KOMPAS.com - Keluarlah dari rumah dan lihat ke atas, kamu akan melihat berbagai penampakan langit.

Dari langit biru yang cerah, langit keabuan yang tertutup awan, hingga langit gelap seperti akan terjadi badai.

Ada banyak jenis awan yang masing-masing memiliki penampakan juga menandakan cuaca yang akan terjadi. Pada materi kali ini kita akan membahas tentang awan cirrostratus.

Definisi awan Cirrostratus

Kata Cirrostratus berasal dari bahasa latin “cirrus” yang berarti gumpalan dan "stratus" yang berarti lapisan, maka Cirrostratus adalah gumpalan yang berlapis-lapis. Dilansir dari Weather Online, Cirrostratus adalah awan tinggi (16.600 hingga 30.000 kaki) berbentuk selubung tipis yang menutupi langit.

Cirrostratus terlihat seperti lembaran-lembaran halus berwarna putih yang sangat tipis. Cirrostratus yang tipis dapat menghamburkan cahaya matahari sedemikian rupa menciptakan pelangi (sundogs) dan membentuk fenomena halo atau cincin.

Namun kadang awan tersebut sangatlah tipis sehingga hanya terlihat seperti kabut, terutama pada langit malam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Awan: Pengertian, Jenis, dan Proses Terbentuknya

Jenis awan Cirrostratus

Berikut jenis-jenis awan Cirrostratus, yaitu: 

  • Cirrostratus fibratus

Cirrostratus fibratus adalah awan tipis yang berlapis-lapis (berserat) seperti rambut halus yang terbentuk dari tiupan angin kencang dan mirip dengan cirrus. Cirrostratus fibrates adalah awan sirrostratus yang sering terlihat.

  • Cirrostratus nebulosus

Cirrostratus nebulosus adalah awan yang sering terlihat juga seperti Cirrostratus fibratus, namun awan nebulosus sangatlah tipis, tidak berbentuk garis-garis putih, dan lebih terlihat seperti kabut yang menyelubunyi awan. Cirrostratus nebulosus seringkali menghamburkan cahaya Matahri dan membentuk halo.

  • Cirrostratus undulatus

Cirrostratus undulatus adalah awan cirrostratus yang berbentuk gelombang seperti riak halus. Awan Cirrostratus undulates terlihat sepeti riak air di langit.

  • Cirrostratus duplikatus

Cirrostratus duplikatus adalah awan cirrostratus yang terdiri lebih dari satu lapisan awan. Cirrostratus duplikatus lebih tebal dari awan cirrostratus lainnya, sehingga lebih banyak menghamburkan sinar Matahari dan membuat langit terlihat lebih redup.

Baca juga: Kenapa Langit Berwarna Merah?

Proses pembentukan awan Cirrostratus

Awan Cirrostratus terjadi di ketinggian langit 16.600 hingga 30.000 kaki tepatnya pada lapisan troposfer bumi.

Dilansir dari Sciencing, awan Cirrostratus terbentuk saat massa udara hangat (mengandung banyak uap air) bergerak naik dan melewati massa udara yang lebih dingin.

Sehingga uap dalam udara hangat mengembun dan membentuk lembaran-lembaran awan Cirrostratus.

Selain naiknya udara hangat ke atmosfer, awan Cirrostratus juga dapat terbentuk dari aliran angin puncak awan kumulonimbus dan juga aliran angin mesin pesawat jet.

Jika kamu melihat pesawat jet dapat membentuk tulisan atau gambar putih di langit, itu adalah awan Cirrostratus dari udara panas keluaran mesin jet.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X