Kompas.com - 05/04/2021, 13:24 WIB
Ilustrasi Kalimat Retorik: Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contohnya KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi Kalimat Retorik: Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Contohnya

KOMPAS.com - Retoris adalah salah satu majas dalam Bahasa Indonesia yang biasanya berupa pernyataan dan pertanyaan yang jawaban atau responnya sudah jelas yang disebut sebagai kalimat retorik.

Dilansir dari Your Dictionary, pengertian kalimat retorik adalah pertanyaan yang diajukan oleh seseorang tanpa mengharapkan jawaban dari pertanyaan tersebut.

Biasanya suatu pertanyaan diajukan untuk mendapatkan jawaban, akan tetapi kalimat retorik ini biasanya diajukan untuk mengungkit suatu poin. Jika jawabannya sudah sangat jelas biasanya akan membuat jawaban itu menjadi menonjol.

Ciri-ciri kalimat retorik

Dilansir dari Literary Device, ada beberapa hal yang menjadi ciri dari kalimat retorik, yaitu:

  1. Kalimat retorik diajukan hanya untuk efek atau hanya untuk memberikan penekanan pada beberapa poin yang dibahas
  2. Kalimat retorik tidak mengharapkan jawaban karena baik penanya atapun yang diberikan pertanyaan sudah mengetahui jawabannya
  3. Biasanya berupa pertanyaan yang jawabannya sudah sangat jelas dan sudah diketahui
  4. Biasanya kalimat retorik mudah ditemukan dalam kalimat karena posisinya dalam kalimat terjadi setelah komentar dibuat.

Baca juga: Contoh Kalimat Request

Fungsi kalimat retorik

Kalimat retorik adalah sebuah pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban sehingga kalimat retorik biasanya digunakan sebagai sindiran atau sekedar kalimat basa-basi.

Kalimat dan pertanyaan retorik banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, dalam pidato, dan dalam debat. Dalam dunia literatur, kalimat dan pertanyaan retorik efektif digunakan sebagai kalimat persuasif

Contoh kalimat retorik

Kalimat dan pertanyaan retorik sangat lekat dalam budaya Indonesia yang berhubungan dengan soal ramah-tamah. Kalimat retorik yang paling sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah kalimat seperti:

  1. “Baru pulang mas/mbak”
  2. “Mau pergi kerja ya?”
  3. “Wah rumahnya jauh ya”
  4. “Kamu ke mana aja baru tau?”
  5. “Wah cuacanya bagus ya”
  6. “Apa bisa kita hidup tanpa makan dan minum?”
  7. “Berapa banyak lagi korban yang harus berjatuhan hingga perang usai?”
  8. “Apa kamu tidak lelah bekerja seharian?”

 Baca juga: Kalimat Kompleks dan Contohnya


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Skola
Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Skola
Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Skola
Apakah Fenomena Aurora Berbahaya?

Apakah Fenomena Aurora Berbahaya?

Skola
Fakta Unik Death Valley, Tempat Terpanas di Bumi

Fakta Unik Death Valley, Tempat Terpanas di Bumi

Skola
5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

5 Kota Hantu yang Ditinggalkan Penduduknya

Skola
Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

Seberapa Panas Suam-Suam Kuku?

Skola
Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Kenapa Pria Tidak Bisa Membedakan Warna Lipstik?

Skola
5 Alat Musik Tradisional NTB

5 Alat Musik Tradisional NTB

Skola
4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

4 Alat Musik Daerah Jawa Barat

Skola
Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Keunikan Alat Musik Dogdog, Gendang Khas Banten

Skola
Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Alat Musik Trompet Reog Khas Jawa Timur

Skola
Bende, Alat Musik Tradisional Lampung

Bende, Alat Musik Tradisional Lampung

Skola
7 Alat Musik Daerah Sumatera Barat

7 Alat Musik Daerah Sumatera Barat

Skola
Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

Skola
komentar
Close Ads X