Kompas.com - 04/04/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi burung hantu. PIXABAY/CAPRI23AUTOIlustrasi burung hantu.

KOMPAS.com - Burung hantu adalah salah satu jenis burung yang memiliki ciri fisik yang sangat unik. Namun tahukah kamu mengapa burung hantu disebut burung hantu?

Nama hantu diberikan karena burung hantu adalah makhluk nokturnal, terlihat seram dengan mata besar berada di depan tidak ke samping seperti burung lainnya, lehernya dapat berputar ke belakang, dan mereka terbang tanpa menghasilkan suara sama sekali.

Kemampuan Terbang Tanpa Suara

Kemampuannya terbang tanpa menghasilkan suara membuat burung hantu seperti hantu yang tiba-tiba muncul dari suatu tempat.

Hampir semua burung terbang dengan menghasilkan suara. Dilansir dari National Audobon Society, ketika terbang sayap menyebabkan turbulensi udara menhasilkan suara.

Semakin besar dan cepat burung tersebut, maka akan semakin rebut suara yang dihasilkan penerbanyannya.

Baca juga: Alasan Ular Sering Menjulurkan Lidahnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun hal ini tidak berlaku pada burung hantu bahkan satu spesies burung hantu Barn owl tidak menghasilkan suara sama sekali saat terbang. Hal ini disebabkan oleh sayap dan bulu burung hantu yang didesain untuk terbang tanpa suara (silent flight).

Bulu burung hantu yang bergerigiwikipedia Bulu burung hantu yang bergerigi

Dilansir dari How Stuff Works, bulu utama burung hantu bergerigi seperti sisir sehingga dapat memecah turbulensi udara menjadi arus yang lebih kecil sehingga tidak menghasilkan suara.

Selain bulu utama yang bergerigi, burung hantu memiliki bulu sekunder yang sangat lembut. Turbulensi yang dipecah oleh bulu utama kemudian dipecah kembali oleh bulu sekunder dan menyerap suara desiran yang dihasilkan kepakan sayap.

Mekanisme sayap inilah yang membuat burung hantu yang besar dengan kecepatan hampir 40 mil per jam dapat terbang melintasi pepohonan tanpa suara sedikitpun. Burung hantu tiba-tiba muncul tanpa suara mengejutkan dan menerkam mangsanya dengan cakar yang besar dan tajam.

Baca juga: Penyebab Buah Manis dan Asam

Leher yang dapat berputar

Leher burung hantu dapat menoleh hingga 270 derajat sehingga terlihat dapat berputar ke belakang. Dilansir dari Live Science, burung hantu memiliki 14 tulang leher yaitu dua kali lipat dari tulang yang dimiliki manusia juga memiliki lubang sebsar 10 kali ukuran arteri.

Sehingga terdapat banyak ruang untuk bergerak. Hal ini membuat burung hantu dapat menoleh ke balik punggunya, mengganti peran matanya yang tidak dapat digerakkan secara leluasa.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X