Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jenis-Jenis Kegiatan Produksi

Kompas.com - 29/03/2021, 17:08 WIB
Silmi Nurul Utami,
Serafica Gischa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Produksi adalah salah satu bentuk kegiatan menghasilkan barang atapun jasa untuk keperluan ekonomi.

Produksi tidak berlaku untuk benda yang dibuat hanya untuk kesenangan atau hiburan. Kegiatan produksi sangatlah bervariasi bergantung kepada bidang garapannya.

Kegiatan produksi dibagi menjadi lima jenis yaitu produksi ektraktif, agraris, industri, perdagangan, dan jasa.

Produksi ekstraktif

Dilansir dari Open Development Mekong, produksi ekstraktif adalah kegiatan produksi yang mengekstraksi bahan mentah dan mineral dari dalam Bumi.

Baca juga: Apa itu Pasar Barang Konsumsi dan Produksi?

Contoh produksi ekstraktif adalah petambangan minyak bumi, pengeboran gas, dan pertambangan mineral bumi seperti besi, bauksit, nikel, tembaga, timah, batu kapur, batu giok, intan, perak, perunggu, serta emas.

Tidak hanya bahan mentah, produksi ekstraktif juga adalah segala kegiatan mengambil sumber daya alam bumi secara langsung. Sehingga penangkapan ikan, produksi garam, dan penebangan pohon di hutan juga merupakan bentuk produksi ekstraktif.

Produksi Agraris

Produksi agraris adalah jenis kegiatan produksi yang mengolah hasil alam untuk membuat suatu barang yang memiliki nilai ekonomi.

Tidak seperti produksi ektraktif yang hanya mengekstrak hasil bumi yang telah ada, dalam produksi agraris manusia turut andil dalam pembentukan hasil bumi tersebut.

Contoh kegiatan produksi agraris adalah pertanian (mengolah tanah, menanam sayur, buah, biji-bijian, dan bunga), perkebunan (kelapa sawit, kayu seperti jati dan mahoni, the, kopi, karet, tebu, kelapa, dan buah-buahan), peternakan (ayam, sapi, kambing, kerbau, dan binatang ternak lainnya), serta budi daya hewan laut (tambak udang, kepiting, lobster, lele, dan ikan lainnya).

Baca juga: Barang Bebas: Pengertian, Produksi, Cara Memperoleh, dan Contohnya

Produksi industri

Produksi industri adalah jenis kegiatan produksi yang mengolah bahan mentah dari bumi menjadi bentuk lain, baik barang setengah jadi maupun barang jadi yang bisa langsung dikonsumsi.

Dilansir dari Investopedia, sektor barang industri mencakup kedirgantaraan, mesin industri, perkakas, produksi kayu, konstruksi, pengolahan limbah, manufaktur, dan fabrikasi.

Contoh kegiatan produksi industri adalah industri makanan (makanan ringan, makanan kaleng, dan minuman), pabrik pembuatan benang, kain, pakaian, sepatu, tas, sparepart otomotif, alat-alat elektronik, sparepart pesawat terbang, keramik, semen, furniture, pemurnian logam, dan obat-obatan.

Produksi perdagangan

Produksi perdagangan adalah jenis kegiatan produksi memperjual belikan produk dari produsen ke konsumen. Produksi perdagangan juga dapat disebut sebagai penyaluran karena mendatangkan suatu benda dari pihak pembuat ke pengguna.

Produksi perdagangan dibagi menjadi dua, yaitu perdagangan langsung dan perdagangan tidak langsung. Perdagangan langsung adalah perdagangan yang dilakukan oleh produsen sendiri. Produsen mengontrol penjualan barang dari mulai tujuan pasar, distribusi, hingga harga.

Baca juga: Biaya Produksi: Pengertian, Kategori dan Contohnya

Adapun perdagangan tak langsung adalah perdagangan melewati perantara. Jadi, produsen tidak menjual langsung barang melainkan dijualkan oleh perantara. Perantara dapat berupa reseller, grosir, retail, dealer, supermarket, toko, dan warung.

Produksi jasa

Produksi jasa adalah jenis kegiatan produksi yang bergerak di bidang pelayanan. Jenis kegiatan produksi ini tidak menghasilkan barang namun jasa sebagai produknya.

Jasa adalah produk pelayanan yang bergantung pada keahlian individu. Contoh jasa yang dihasilkan adalah layanan bisnis, layanan konsumen, komunikasi, informasi, audit keuangan, penerjemah bahasa asing, pendidik, perawatan medis, dan rekreasi serta pariwisata.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

Skola
Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Skola
Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Skola
Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Skola
4 Unsur Stratifikasi Sosial

4 Unsur Stratifikasi Sosial

Skola
Arane Panggonan Bahasa Jawa

Arane Panggonan Bahasa Jawa

Skola
Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Skola
13 Patrape Linggih

13 Patrape Linggih

Skola
5 Dampak atau Akibat Berita Bohong

5 Dampak atau Akibat Berita Bohong

Skola
8 Ciri-ciri Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

8 Ciri-ciri Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

Skola
7 Jenis Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

7 Jenis Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

Skola
Pengertian dan Cara Mengantisipasi Berita Hoaks

Pengertian dan Cara Mengantisipasi Berita Hoaks

Skola
Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Skola
Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com