Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Barang Bebas: Pengertian, Produksi, Cara Memperoleh, dan Contohnya

Kompas.com - 29/03/2021, 15:40 WIB
Silmi Nurul Utami,
Serafica Gischa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa sumber daya alam sangatlah langka dan sulit ditemukan, beberapa harus diolah sebelum bisa dikonsumsi, dan beberapa dapat ditemukan di seluruh penjuru bumi tanpa harus sulit mencari.

Tingkat kelangkaan sumber daya tersebut melahirkan ilmu ekonomi, di mana barang dibagi menjadi dua yaitu barang ekonomi dan barang bebas.

Dilansir dari Lumen Learning, barang ekonomi adalah barang langka yang jika harganya nol, permintaannya akan lebih besar daripada penawarannya. Barang ekonomi memiliki nilai ekonomi atau harga dan usaha untuk mendapatkannya.

Pengertian barang bebas

Adapun barang bebas adalah barang yang jumlahnya banyak sehingga untuk memperolehnya tidak memerlukan pengorbanan. Bisa dikatakan barang bebas merupakan barang yang tidak langka.

Ketersediaan atau penawaran barang bebas akan selalu lebih besar dibanding permintaannya. Hal ini berarti barang bebas adalah barang yang selalu tersedia, tidak akan habis, tidak memiliki harga, semua orang bisa mendapatkannya secara bebas dan gratis.

Baca juga: Daftar Barang Tambang di Seluruh Provinsi di Indonesia dan Kegunaannya

Produksi barang bebas

Barang bebas disediakan oleh alam dalam jumlah yang melimpah sehingga kita tidak memerlukan banyak usaha untuk mendapatkan barang bebas.

Barang bebas tidak di produksi oleh manusia, alamlah yang memproduksi barang bebas secara alami tanpa campur tangan manusia.

Cara memperoleh barang bebas

Jika barang ekonomi diperoleh dengan cara yang sulit menggunakan berbagai alat dan juga tenaga manusia, maka barang bebas diperoleh dengan cara yang mudah dan usaha yang sedikit bahkan tidak sama sekali.

Barang bebas melimpah dan banyak tersedia di berbagai belahan bumi, sehingga cara memperolehnya tidaklah sulit.

Contoh barang bebas

Contoh barang bebas adalah udara, air laut, pasir di gurun dan pantau, sinar matahari, juga angin.

Semua barang tersebut bisa digunakan oleh siapa saja, kapan saja, dan sebanyak apa pun tanpa harus membayar dan mengeluarkan usaha untuk mendapatkannya.

Namun tidak semua barang gratis adalah barang bebas, misalnya jalan dan penerangan jalan. Jalan dan penerangan bisa digunakan oleh siapa saja, namun dalam pembuatannya dibutuhkan sumber daya dan usaha. Sehingga keduanya tergolong barang ekonomi bukan barang bebas walaupun gratis.

 Baca juga: Nilai dan Manfaat Barang dalam Ekonomi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

Skola
Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Skola
Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Skola
Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Skola
4 Unsur Stratifikasi Sosial

4 Unsur Stratifikasi Sosial

Skola
Arane Panggonan Bahasa Jawa

Arane Panggonan Bahasa Jawa

Skola
Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Skola
13 Patrape Linggih

13 Patrape Linggih

Skola
5 Dampak atau Akibat Berita Bohong

5 Dampak atau Akibat Berita Bohong

Skola
8 Ciri-ciri Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

8 Ciri-ciri Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

Skola
7 Jenis Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

7 Jenis Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

Skola
Pengertian dan Cara Mengantisipasi Berita Hoaks

Pengertian dan Cara Mengantisipasi Berita Hoaks

Skola
Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Skola
Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com