Kompas.com - 28/03/2021, 15:46 WIB

KOMPAS.com - Pernahkah kalian memperhatikan, mengapa celengan selalu identik dengan bentuk atau gambar babi? Padahal babi dikenal dengan etiket dan pola makan yang tidak baik.

Dilansir dari Science ABC, menabung sudah dilakukan sejak manusia pertama kali menciptakan konsep mata uang.

Di zaman kuno, uang lebih didominasi dalam bentuk koin, bukan uang kertas. Sehingga pada saat itu orang-orang membutuhkan suatu tempat yang dapat menyimpan koin berharga mereka.

Untuk menghemat uang, para pendahulu membuat wadah dengan celah kecil di atasnya untuk memasukkan koin dan tidak dapat diambil secara langsung.

Baca juga: Bagaimana Orang Eskimo Bertahan Hidup?

Tanah liat pygg

Tujuan dari wadah tersebut adalah penyimpanan uang sementara namun aman. Untuk mengambil uangnya, mereka harus menghancurkan wadah tersebut.

Oleh karena itu, orang zaman dahulu memerlukan bahan yang murah untuk mencetak wadah itu kembali.

Editor Science, Charles Panati dalam bukunya The Extraordinary Origins of Everyday Things, mengatakan bahwa bahan tersebut adalah tanah liat berwarna orange yang disebut pygg.

Pada zamannya, tanah liat pygg sangat berlimpah dan memiliki harga yang sangat muah. Sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk membuat kota uang di Abad Pertengahan.

Secara alami, orang-orang kemudian menyebut kendi uang atau wadah celengan dari tanah liat dengan nama kendi pygg.

Dalam situs Grow Acorns, bahasa Inggris berkembang sedemikian rupa, sehingga pygg dilafalkan sebagai pig. Kemudian pada abad ke-19, orang mulai meminta pembuat tembikar Inggris membuat pot uang atau celengkan menjadi bentuk babi.

Baca juga: Tahukah Kamu Cryosleep?

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian dan Ciri-ciri Profesi

Pengertian dan Ciri-ciri Profesi

Skola
Perbedaan Puisi Rakyat dengan Puisi Modern

Perbedaan Puisi Rakyat dengan Puisi Modern

Skola
Faktor Edafik: Pengertian dan Contohnya

Faktor Edafik: Pengertian dan Contohnya

Skola
Sumber Daya Alam yang Bermanfaat untuk Industri Penerbangan

Sumber Daya Alam yang Bermanfaat untuk Industri Penerbangan

Skola
Penyebab Banjir akibat Perilaku Masyarakat

Penyebab Banjir akibat Perilaku Masyarakat

Skola
Penyebab Terjadinya Disparitas Antarnegara di Asia Tenggara

Penyebab Terjadinya Disparitas Antarnegara di Asia Tenggara

Skola
Mengapa Panas Bumi Termasuk Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan?

Mengapa Panas Bumi Termasuk Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan?

Skola
Ciri Kebahasaan Teks Eksplanasi

Ciri Kebahasaan Teks Eksplanasi

Skola
Konjungsi Urutan: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Konjungsi Urutan: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Skola
Sistem Ekonomi Etatisme: Pengertian dan Ciri-cirinya

Sistem Ekonomi Etatisme: Pengertian dan Ciri-cirinya

Skola
Macam-macam Devisa

Macam-macam Devisa

Skola
Pengertian Negosiasi, Aspek Kemampuan, dan Tahapannya

Pengertian Negosiasi, Aspek Kemampuan, dan Tahapannya

Skola
Mengenal Debat Parlemen

Mengenal Debat Parlemen

Skola
Mengenal Kurikulum Merdeka dan Peran Gurunya

Mengenal Kurikulum Merdeka dan Peran Gurunya

Skola
Gangguan Alat Indera Manusia

Gangguan Alat Indera Manusia

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.