Kompas.com - 26/03/2021, 17:38 WIB

KOMPAS.com - Penelitian dilakukan atas dasar rasa ingin tahu. Hasilnya pun harus bisa dipertanggungjawabkan keabsahan dan keakuratannya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penelitian diartikan sebagai kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis serta penyajian data secara sistematis dan obyektif, untuk memecahkan masalah atau menguji hipotesis.

Definisi penelitian menurut para ahli

Berikut beberapa definisi penelitian menurut para ahli:

  • Suhardjono, dkk

Mengutip dari buku Metodologi Penelitian Pendekatan Kuantitatif (2021) karya Abd. Mukhid, dituliskan pengertian penelitian menurut Suhardjono,  ialah upaya pencarian informasi untuk memecahkan suatu masalah dengan metode ilmiah.

  • Kerlinger

Menurut Kerlinger, penelitian merupakan proses penemuan informasi secara sistematis dan terkontrol yang didasarkan pada hipotesis dan teori.

  • McMillan dan Schumacher

Menurut McMillan dan Schumacher, penelitian adalah proses penemuan dan analisis data secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan tertentu.

  • Soerjono Soekanto

Menurut Soerjono Soekanto, penelitian adalah kegiatan ilmiah yang berpusat pada analisis, dilakukan dengan sitematis dan konsisten, bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran.

Baca juga: Penelitian Sosial: Definisi dan Ciri-Ciri

Ciri-ciri penelitian

Dilansir dari situs iEduNote, penelitian memiliki empat ciri dasar, yakni:

  1. Bersifat sistematis dan logis
    Artinya penelitian dilaksanakan melalui prosedur atau langkah-langkah yang berurutan. Selain itu penelitian juga harus dibuat secara logis dan tidak memanipulasi hal apa pun di dalamnya.
  2. Bersifat ilmiah
    Artinya hasil penelitian harus bisa dipertanggungjawabkan serta bisa dibuktikan kebenarannya. Maka penelitian harus menyajikan berbagai data atau temuan fakta.
  3. Efisien dan bermanfaat
    Artinya penelitian harus disusun seefisien mungkin dan bisa dipahami oleh banyak kalangan. Selain itu, penelitian juga harus memiliki kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
  4. Analitis
    Artinya penelitian harus dilakukan, dibuktikan serta dijelaskan melalui proses metode ilmiah. Hubungan sebab akibat antar variabel juga harus diuraikan dengan jelas dalam penelitian.

Sikap peneliti

Menurut Sandu Siyoto dan Ali Sodik dalam buku Dasar Metodologi Penelitian (2015), seorang peneliti harus memiliki tiga sikap. Apa sajakah itu?

  1. Obyektif
    Peneliti harus bersikap obyektif. Artinya peneliti harus bisa membedakan mana fakta atau temuan data serta opini atau pendapatnya. Dalam analisis hasil penelitian, peneliti harus menguraikan dengan jelas temuan fakta tanpa menggunakan pendapat pribadi.
  2. Kompeten
    Peneliti harus bersikap kompeten. Artinya peneliti memiliki keterampilan untuk melakukan penelitian dengan metode ilmiah serta teknik tertentu.
  3. Faktual
    Peneliti harus bersikap faktual. Artinya peneliti harus mengumpulkan, menjelaskan dan menganalisis temuan datanya berdasarkan fakta yang diperoleh, tanpa menggunakan anggapan atau harapan yang bersifat abstrak.

Jenis penelitian

Dalam buku Metodologi Penelitian Kesehatan dan Pendidikan (2018) karya Syamsunie Carsel, ada enam jenis penelitian, yaitu:

  • Penelitian dasar atau penelitian murni

Penelitian dasar merupakan penelitian yang dilakukan secara mendalam terhadap suatu fenomena. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengembangkan teori.

  • Penelitian terapan atau penelitian operasional

Penelitian terapan merupakan penelitian yang dilakukan untuk mendapat informasi dan menggunakannya sebagai langkah pemecahan masalah. Biasanya penelitian ini digunakan untuk kepentingan masyarakat.

  • Penelitian tindakan

Penelitian tindakan merupakan penelitian yang dilakukan untuk mencari informasi dan memperbaiki situasi. Biasanya penelitian ini diterapkan pada obyek yang membutuhkan pemecahan masalah.

Baca juga: Jenis-Jenis Penelitian Sosial

  • Penelitian evaluasi

Penelitian evaluasi merupakan penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan, merencanakan dan menyediakan informasi yang diperlukan untuk membuat alternatif keputusan. 

  • Penelitian pengembangan

Penelitian pengembangan merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengembangkan sebuah produk yang biasanya berkaitan dengan pendidikan ataupun pengajaran.

  • Penelitian historis

Penelitian historis merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengungkapkan informasi di masa lalu atau yang berhubungan dengan sejarah. Tujuannya untuk penggambaran ulang kejadian atau peristiwa bersejarah di masa lampau.

Syarat penelitian

Penelitian memiliki tiga syarat penting, yakni:

  1. Sistematis
    Penelitian dilaksanakan dan disusun dengan menggunakan pola, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.
  2. Terencana
    Penelitian dilaksanakan dengan pertimbangan dan rencana yang matang. Hal ini termasuk penggunaan metode penelitian yang sudah diperhitungkan sebelumnya.
  3. Menerapkan konsep ilmiah
    Penelitian dilaksanakan dari awal hingga akhir dengan menerapkan konsep ilmiah sesuai dengan bidang ilmu pengetahuannya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber iEduNote

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca: Pengertian, Awal Mula, dan Tahapannya

Prakiraan Cuaca: Pengertian, Awal Mula, dan Tahapannya

Skola
Masalah Pokok Ekonomi Klasik

Masalah Pokok Ekonomi Klasik

Skola
Masalah Pokok Ekonomi Modern

Masalah Pokok Ekonomi Modern

Skola
Energi Kinetik: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Rumusnya

Energi Kinetik: Pengertian, Jenis, Contoh, dan Rumusnya

Skola
Macam-macam Penyakit yang Menyerang Usus Manusia

Macam-macam Penyakit yang Menyerang Usus Manusia

Skola
Jenis Gas yang Berbahaya untuk Kesehatan Manusia

Jenis Gas yang Berbahaya untuk Kesehatan Manusia

Skola
Pengertian dan Tipe-tipe Budaya Politik

Pengertian dan Tipe-tipe Budaya Politik

Skola
Air Tanah: Pengertian, Kandungan, dan Manfaatnya

Air Tanah: Pengertian, Kandungan, dan Manfaatnya

Skola
5 Jenis Ekosistem di Dunia

5 Jenis Ekosistem di Dunia

Skola
Kalimat Majemuk Bertingkat: Jenis dan Contohnya

Kalimat Majemuk Bertingkat: Jenis dan Contohnya

Skola
2 Proses Pembentukan Mineral dan Contoh Sumber Dayanya

2 Proses Pembentukan Mineral dan Contoh Sumber Dayanya

Skola
Energi Potensial: Pengertian, Jenis, dan Rumusnya

Energi Potensial: Pengertian, Jenis, dan Rumusnya

Skola
Anatomi dan Perilaku Hewan Mamalia

Anatomi dan Perilaku Hewan Mamalia

Skola
Energi Kimia: Pengertian dan Sumbernya

Energi Kimia: Pengertian dan Sumbernya

Skola
Komponen Pembentuk Ekosistem: Biotik dan Abiotik

Komponen Pembentuk Ekosistem: Biotik dan Abiotik

Skola
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.