Kompas.com - 17/03/2021, 14:34 WIB
Ilustrasi pembentukan tata surya. Ilmuwan analisis isotop penyusun atau pembentuk tata surya yang tetdapat pada sebuah metorit. 

SHUTTERSTOCK/Vadim SadovskiIlustrasi pembentukan tata surya. Ilmuwan analisis isotop penyusun atau pembentuk tata surya yang tetdapat pada sebuah metorit.

KOMPAS.com - Ada delapan planet di tata surya, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Kedelapan planet ini memiliki lintasan serta kala revolusinya masing-masing.

Para ahli membagi planet di tata surya ke dalam tiga klasifikasi. Pembagian ini didasarkan pada lintasan asteroidnya (planet dalam dan planet luar), ukuran dan komposisi penyusunnya (planet terrestrial dan planet jovian), serta kedudukan bumi sebagai pembatasnya.

Jika melihat bumi sebagai pembatasnya, maka planet di tata surya dibagi menjadi dua kelompok, yakni planet inferior dan planet superior.

Planet inferior

Dilansir dari Sky at Night Magazine, planet inferior adalah planet yang orbitnya berada di dalam orbit bumi. Posisinya terletak di antara bumi dan matahari.

Hanya ada dua planet inferior, yakni Merkurius dan Venus. Kedudukan dua planet ini  lebih rendah dibanding planet lainnya di tata surya.

Kedudukan ini bukan didasarkan pada derajat atau hal lainnya, tetapi berdasarkan posisinya terhadap bumi serta matahari. Merkurius merupakan planet dengan kedudukan paling rendah di tata surya, karena posisinya paling dekat dengan matahari.

Baca juga: Mengapa Planet Tidak Saling Bertabrakan?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengutip dari World Atlas, banyak orang yang mengira jika suhu di Merkurius lebih panas dibanding planet lainnya. Padahal kenyataannya, suhu di Venus lebih panas karena struktur atmosfernya yang lebih padat.

Planet inferior tidak pernah bisa mencapai kuadratur atau posisi 90º terhadap matahari. Karena posisinya berada dekat dengan matahari.

Namun, planet Merkurius dan Venus memiliki perpanjangan maksimum timur dan barat. Untuk Merkurius, ukuran perpanjangannya sekitar 18º hingga 28º. Sedangkan untuk Venus, ukurannya sekitar 47º hingga 48º.

Planet superior

Planet superior adalah planet yang orbitnya berada di luar orbit bumi. Posisinya berada di luar Bumi dan jaraknya cukup jauh dari matahari.

Ada lima planet superior, yakni Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Posisi orbit planet superior bertentangan dengan matahari. Artinya posisi orbit kelima planet tersebut jika dilihat di langit akan terlihat berlawanan dengan matahari.

Saat posisi matahari berada di tengah-tengah kesejajaran, posisi planet superior tidak akan terlihat atau terkesan hilang karena silau matahari.

Baca juga: Energi Potensial Suatu Planet

Dilansir dari COSMOS - The SAO Encyclopedia of Astronomy, jika bumi, matahari dan planet superior terletak di sepanjang garis yang sama, maka elongasinya (sudut yang terbentuk karena posisi planet saat mengorbit) mencapai 0º. Sedangkan jika posisi planet superior berlawanan dari bumi ke matahari, sudut elongasinya mencapai 180º.

Dalam kelompok planet superior, Mars menjadi satu-satunya planet yang memiliki susunan bebatuan. Sedangkan empat planet lainnya (Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus) memiliki komponen penyusun berupa gas hidrogen dan es.

Planet superior dianggap lebih unggul kedudukannya dibanding planet inferior. Karena lintasan orbitnya berada di luar bumi. Planet Neptunus dianggap sebagai planet dengan kedudukan yang paling unggul.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X