Kompas.com - 08/03/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi tari Gareng Lameng Buku PANTUN PELANGI BUDAYA NUSANTARA (2019)Ilustrasi tari Gareng Lameng

KOMPAS.com - Salah satu tari tradisional Nusa Tenggara Timur adalah Tari Gareng Lameng. Tarian ini melambangkan rasa syukur dan panjatan doa.

Dalam buku Ensiklopedia Tari-Tari Nusantara (2014) oleh Rizky Utami, tari Gareng Lameng biasanya dipentaskan pada acara-acara di NTT, seperti khitanan.

Tarian ini sebagai ungkapan rasa syukur serta mendoakan kesehatan dan kesuksesan anak yang sedang melakukan khitan.

Jika diperhatikan, tari Gareng Lameng sangat terasa sakralnya. Hal ini karena masyarakat setempat sangat menjunjung tinggi nilai Ketuhanan.

Baca juga: Tari Kancet Papatai, Tarian Perang dari Kalimantan Timur

Alat musik pengiring

Tari Lameng diiringi dengan alat musik Gong Waning. Gong Waning menjadi alat musik tradisional NTT dari suku Sikka.

Gong Waning merupakan gabungan dari gendang, gong, dan saur. Cara memainkan alat musik ini tentunya ditabuh, sama seperti gong dalam gamelan Jawa.

Alat musik ini tidak hanya digunakan untuk mengiringi tari Gareng Lameng saja, melainkan juga seni tari maupun pertunjukan adat lainnya.

Kabarnya, Gong Waning sudah ada sejak perdagangan China, Jawa, dan Bugis. Alat musik ini menjadi salah satu barang yang diturkarkan dengan hasil bumi atau barang lokal di NTT pada masanya.

Baca juga: Tari Balean Dadas, Tarian Minta Kesembuhan dari Kalimantan Tengah

Aksesoris tari Gareng Lameng

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, tari Gareng Lameng menggunakan busana atau properti yang khas, di antaraya:

  • Lesu

Digunakan oleh penari perempuan sebagai penunjang gerakan tari. Lesu merupakan kain yang bentuknya hampir sama dengan sapu tangan.

  • Reng

Reng adalah gelamg yang digunakan penari pria yang menimbulkan suara klinting saat di gerakkan atau digentakkan.

Dengan menggunakan Reng, sebagai penambah iringan tari Gareng Lameng selain alat musik Gong Waning.

  • Rote

Rote adalah pakaian tradisiona Nusa Tenggara Timur yang digunakan untuk tari Gareng Lameng. Rote yang digunakan biasanya berwarna kuning dan merah, sedangkan untuk bawahan menggunakan sarung yang senada.

Baca juga: Tari Radap Rahayu: Berawal Tarian Ritual menjadi Hiburan

  • Ikun

Aksesoris terakhir yang digunakan penari Gareng Lameng adalah ikun. Ikun seperti keris yang digunakan untuk penari pria. Biasanya berwarna coklat tua atau hitam.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X