Kompas.com - 07/03/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi tari Bedana daerah Lampung ANTARA LAMPUNG/Humas IBI DarmajayIlustrasi tari Bedana daerah Lampung

KOMPAS.com - Tari Bedana menjadi salah satu tari tradisional di Lampung yang mencerminkan tata kehidupan masyarakatnya.

Dalam buku Mengenal Tari bedana Bandar Lampung (1996) oleh Junaidi Firmansyah, tari Bedana menjadi perwujudan simbolis adat istiadat, agama, dan etika kehidupan di dalam masyarakat.

Dalam sejarahnya, tari Bedana masuk seiring berkembangnya agama Islam di daerah Lampung. Tari Bedana dibawa orang Arab ke Lampung dan diperkenalkan kepada Makruf, Amang, dan Kuta pada 1930.

Mereka lalu menyebarkan tarian tersebut ke seluruh pelosok daerah Lampung. Hingga akhirnya, tari Bedana menjadi simbol yang sudah mengangkar di lingkungan masyarakat.

Baca juga: Tari Radap Rahayu: Berawal Tarian Ritual menjadi Hiburan

Gerak tari Bedana

Tari Bedana ditarikan oleh muda-mudi dengan jumlah genap atau berpasangan. Biasanya dipentaskan di lapangan terbuka. Ragam gerak tari Bedana terdiri dari:

  1. Tahtim
  2. Humbak muloh
  3. Gelek
  4. Ayun
  5. Kesek injing
  6. Kesek gantung
  7. Jimpang
  8. Belitut
  9. Gantung

Busana tari Bedana

Dalam buku Kostum dan Busana Tari Daerah Lampung (1989) oleh Hilman Hadikusuma, tari Bedana menggunakan busana dan aksesoris khas daerah Lampung.

Baca juga: Tari Remo, Bertema Keprajuritan dari jawa Timur

Busana penari perempuan dan pria cukup berbeda, berikut penjelasannya:

  • Busana penari wanita

Busana penari wanita dalam tari Bedana, di antara lain:

  1. Penekan rambut
  2. Sanggul malam atau belatung tebak
  3. Gaharu kembang goyang atau sual kira
  4. Kembang melati atau kembang melur
  5. Subang giwir atau anting-anting
  6. Buah jukum
  7. Bulu Serattei
  8. Gelang bibit
  9. Kawai kurung
  10. Tapis
  • Busana tari Bedana pria

Busana penari pria dalam tari Bedana, yakni:

  1. Peci
  2. Kawai teluk belanga
  3. Kain bidak gantung (sebatas lutut)
  4. Bulu sarattei

Baca juga: Tari Rangguk, Mencerminkan Sifat Kebersamaan Masyarakat Jambi

Musik pengiring tari Bedana

Alat musik pengiring tari Bedana yang bisasa digunakan adalah Gambus Lunik. Gambus Lunik merupakan alat musik tradisional daerah Lamoung yang dipetik.

Memiliki dawai sejumlah empat hingga menghasilkan nada untuk mengiringi lagu Selimpat atau lagu tari Bedana lainnya. Selain Gambus Lunik juga terdapat alat musik lainnya seperti, ketipung, kerenceng, dan gong kecil.

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X