Kompas.com - 01/03/2021, 20:52 WIB
Ilustrasi suhu freepik.com/wirestockIlustrasi suhu

KOMPAS.com - Suhu menjadi salah sau variable perubahan iklim. Berdasdarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, suhu diartikan sebagai ukuran kuantitatif terhadap temperatur, panad dan dingin, diukur dengan termometer.

Dalam buku Penyehatan Udara (2007) oleh Tri Cahyono, suhu adalah keadaan panas atau dinginnya udara. Suhu udara tertinggi di muka bumi merupakan daerah tropis dan makin ke kutub akan semakin dingin.

Jika dilihat dari dataran, maka dataran terendah cenderung memiliki suhu yang tinggi dan semakin tinggi dataran suhu cenderung semakin turun.

Alat untuk mengukur suhu adalah termoteter. Terdapat dua jenis termometer, yaitu termometer maksimum dan termometer minimum.

Baca juga: Perbedaan Musim, Iklim, dan Cuaca

Biasanya pengukuran suhu dinyatakan dalam skala Celcius (C), Reamur (R), dan Fahrenheit (F). Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda.

 

Setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak, baik dalam bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran.

Suhu udara sangat berperan dalam penguapan air dan juga kemampuan menahan air di udara serta proses kimia di udara.

Semakin tinggi suhu udara, semakin tinggi tingkat penguapan air, semakin tinggi uap air yang ditahan di udara dan semakin cepat reaksi kimia.

Semakin rendah suhu udara, kemampuan menahan uap air juga menurun. Hal ini menyebabkan udara menjadi jenuh uap air. Pada saat udara mencapai batas maksimum uap air, kondensasi pengembunan mulai terjadi dan hujan mulai turun.

Baca juga: Klasifikasi Iklim Menurut Para Ahli

Faktor yang memengaruhi suhu

Handoko dalam bukunya Pengantar Unsur-Unsur Cuaca di Stasiun Klimatologi Pertanian, faktor-faktor yang memepengaruhi suhu dipermukaan bumi di antaranya:

  1. Jumlah radiasi yang diterima pertahun, perbulan, perhari, dan permusim.
  2. Pengaruh daratan atau lautan
  3. Pengaruh ketinggian tempat
  4. Pengaruh angin secara tidak langsung, misalnya angin yang membawa panas
  5. Pengaruh panas laten, yaitu panas yang disimpan dalam atmosfer
  6. Penutup tanah, misalnya tanah yang ditutupi vegetasi yang memiliki temperatur yang lebih rendah daripada tanah tanpa vegetasi.
  7. Tipe tanah, tanah gelap indeks suhunya lebih tinggi
  8. Pengaruh sudut datang sinar matahari, sinar yang tegak lurus akan membuat suhu lebih panas daripada yang datangnya miring.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X