Kompas.com - 24/02/2021, 10:04 WIB
Ilustrasi HAM SHUTTERSTOCK/210229957Ilustrasi HAM

KOMPAS.com - HAM atau hak asasi manusia adalah hak dasar yang melekat pada manusia tanpa memandang jenis kelamin, ras, suku, kebangsaan, agama, kondisi fisik, negara, maupun status sosial.

Hak asasi manusia memberikan kebebasan untuk hidup, berpendapat, berekspresi, bekerja, mendapatkan pendidikan, dan keadilan hukum tanpa adanya diskriminasi, penyiksaan, maupun perbudakan. Sehingga HAM bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Namun tetap saja ada pelanggaran HAM yang diperngaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Pada materi kali ini kita akan membahas faktor internal penyebab pelanggaran HAM. Berikut penjelasannya:

  • Rendahnya Kesadaran akan HAM

Kita tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar jika kita tidak mempelajarinya. Begitu juga dengan penegakan HAM. Rendahnya kesadaran akan HAM membuat HAM sering kali dilanggar.

Ketidaksadaran akan HAM membuat orang tidak mengerti ataupun keliru dalam memahami HAM sehingga pelanggarannya dapat terjadi dengan sangat mudah.

Baca juga: Pelanggaran HAM: Jenis dan Contoh Kasus

  • Sikap Egois

Sikap egois adalah kecenderungan mengambil keuntungan untuk diri sendiri tanpa memperdulikan jika tindakan tersebut merugikan orang lain. Sikap egois yang besar membuat manusia bisa mengambil langkah apasaja untuk mencapai tujuannya tanpa peduli bahwa hal itu merugikan orang lain.

Misalkan perusahaan yang membuang limbah merkuri ke peraian agar tidak perlu mengluarkan biaya besar dalam pengolahan limbah. Sedangkan limbah tersebut menyebabkan masalah kesehatan bahkan kematian pada manusia yang hidup di sekitar peraian tersebut.

  • Tidak Toleransi

Tidak toleransi adalah sikap tidak adil yang tidak bisa menerima pendapat orang lain ataupun kondisi orang lain yang berbeda dengan diri sendiri. Sikap tidak toleransi menghasilkan sikap negatif lain yaitu diskriminasi terhadap manusia.

Sikap tidak toleransi dan juga sikap diskriminasi mengantarkan manusia pada pelanggaran HAM orang lain yang dinilai tidak sama dengan dirinya.

  • Kurangnya Rasa Tanggung Jawab

Kurangnya rasa tanggung jawab membuat seseorang abai dan tidak peduli atas kewajibannya. Tanpa adanya rasa tanggung jawab, manusia bisa melakukan hal buruk yang melanggar HAM tanpa berpikir panjang dan juga tanpa mau menanggulangi masalah yang dibuatnya.

  • Kurangnya Rasa Empati

Dilansir dari Association for Psychological Science, empati adalah perasaan yang didapat ketika melihat kesusahan orang lain dan membuat kita mengambil langkah untuk mengurangi rasa sakit mereka. Kurangnya rasa empati membuat manusia tidak peduli akan penderitaan orang lain sehingga dengan mudahnya bisa melanggar hak asasi manusia.

  • Kondisi Psikologis

Kondisi psikologi seseorang sangat memengaruhi terhadap perilaku dan pengambilan keputusan dalam pelanggaran HAM. Sehingga kesehatan mental sangatlah diperhitungkan dalam persidangan pelanggaran HAM.

Pelanggaran HAM seringkali dilakukan oleh individu yang memiliki mental tidak stabil atau kesehatan mentalnya kurang.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X