Kompas.com - 23/02/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi ilmu pengetahuan KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARIlustrasi ilmu pengetahuan

KOMPAS.com - Sekolah tempat kita menimba ilmu pengetahuan. Ilmu dan pengetahuan merupakan dua unsur berbeda, namun berkesinambungan. Tahukah kamu apa bedanya ilmu dan pengetahuan?

Pengertian

Dilansir dari Australian Academy of Science, ilmu adalah kumpulan pengetahuan yang telah teruji kebenarannya dan disusun secara sistematis berdasarkan dengan metode ilmiah.

Sedangkan pengetahuan adalah informasi akan suatu kejadian yang belum teruji kebenarannya.

Jangkauan

Pengetahuan memiliki jangkauan yang sempit. Karena dalam pengetahuan kita hanya tahu saja tanpa mengerti bagaimana dan mengapa sesuatu terjadi.

Misalnya pengetahuan bahwa atom tersusun dari bagian lain yang lebih kecil. Disini kita tidak tahu apa itu bagian terkecil dan bagaimana susunan atom tersebut.

Namun ilmu memiliki jangkauan yang lebih luas. Karena ilmu menguji dan juga meneliti segala sesuatu. Misalnya dalam ilmu fisika inti kita dalam mengetahui bahwa atom terdiri dari proton, neutron, dan elektron.

Ilmu juga mengetahui bahwa elektron memiliki tingkan energi yang berdampak pada sifat fisik atom tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Siapa yang Menciptakan Sekolah?

Metode Pembuktian

Pengetahuan bersifat subjektif atau bergantung pada siapa yang mengetahui hal tersebut. Pengetahuan membuktikan sesuatu bergantung pada siapa yang membuktikannya.

Jika ia seorang pemuka agama, pengetahuan akan dibuktikan menurut agama yang dipercayainya. Jika ia seorang politikus, maka pengetahuan akan dibuktikan menurut pemikiran politik dan kepentingannya.

Berbeda dengan ilmu yang selalu dibuktikan dengan metode ilmiah yang sistematis. Dalam ilmu terdapat percobaan yang tersusun secara jelas dengan langkah-langkah dan rambu-rambu yang sudah jelas.

Hal ini membuat ilmu bersifat objektif. Tidak peduli siapa yang membuktikan ilmu tersebut, yang akan dilihat hanyalah objek penelitiannya saja.

Kebenaran

Karena bersifat subjektif dan tidak terbukti secara ilmiah, pengatahuan memiliki kebenaran yang tidak pasti. Beberapa pengetahuan bersifat pendapat yang tidak terbukti apakah benar atau salah, melainkan hanya mengisi kekosongan dari suatu pertanyaan saja.

Namun ilmu merupakan sesuatu yang pasti kebenarannya karena terbukti secara ilmiah dan bersifat objektif. Misalnya di negara manapun, ilmuwan apapun, semuanya akan setuju bahwa kecepatan cahaya adalah 3x10^8 meter per sekon. Para ilmuwan di seluruh dunia sepakat tentang kebenaran dari ilmu.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X