Kompas.com - 19/02/2021, 15:19 WIB
Foto dirilis Selasa (1/12/2020), memperlihatkan atlet National Paralympic Committee (NPC) cabang olahraga lompat jauh Atletik Setio Budi Hartanto menjalani pemusatan latihan Pelatnas di Stadion UNS, Solo. Meski Pelatnas dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat para atlet untuk terus mengikuti program latihan guna persiapan Paralimpiade Tokyo 2021. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHAFoto dirilis Selasa (1/12/2020), memperlihatkan atlet National Paralympic Committee (NPC) cabang olahraga lompat jauh Atletik Setio Budi Hartanto menjalani pemusatan latihan Pelatnas di Stadion UNS, Solo. Meski Pelatnas dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat para atlet untuk terus mengikuti program latihan guna persiapan Paralimpiade Tokyo 2021.

KOMPAS.com - Dalam olahraga fisik, aktivitas melompat dan meloncat sering dilakukan. Keduanya terkesan mirip karena sama-sama menghentakkan tubuh ke atas. Namun, sebenarnya melompat dan meloncat memiliki perbedaan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lompat adalah gerakan yang dilakukan untuk menjauhi permukaan tanah atau lantai, dilakukan secara horizontal, ke depan, ke samping atau ke belakang dan menggunakan otot kaki dalam melakukannya.

Sedangkan pengertian loncat dalam KBBI adalah gerakan yang dilakukan untuk menjauhi permukaan tanah atau lantai, dilakukan secara vertikal atau ke atas yang menggunakan otot kaki dalam melakukannya.

Jika melihat definisi dari KBBI, maka perbedaan lompat dan loncat bisa disimpulkan dari arah menjauhi permukaan tanah atau lantainya. Lompat dilakukan secara horizontal sedangkan loncat dilakukan secara vertikal.

Selain perbedaan tersebut, lompat dan loncat juga memiliki perbedaan lainnya. Apa sajakah itu?

Baca juga: Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Olahraga Lompat Kangkang

Tumpuan kaki

Menurut Tim Guru Eduka dalam Buku 99% Sukses Ulangan Harian SD Kelas 4 (2010), melompat dan meloncat memiliki perbedaan dalam penggunaan tumpuan kaki untuk mendorong tubuh.

Saat melompat, tubuh hanya bertumpu pada satu kaki saja. Hal ini berarti jika saat melompat, hanya satu kaki saja yang dijadikan tumpuan untuk menolakkan kaki atau mendorong tubuh.

Sehingga gerakan yang dihasilkan berupa gerakan tubuh ke depan. Contoh olahraga yang menggunakan teknik melompat adalah olahraga atletik lompat tinggi, lompat jauh dan lompat galah.

Sedangkan untuk meloncat, tubuh bertumpu pada kedua kaki. Hal ini berarti kedua kaki dijadikan tumpuan untuk menolakkan kaki atau mendorong tubuh.

Hasil dari gerakan meloncat ialah tubuh terdorong secara vertikal ke atas. Contoh olahraga yang menggunakan teknik meloncat ialah permainan loncat tangga, loncat bola dan loncat indah yang merupakan bagian dari cabang olahraga renang.

Baca juga: Lompat Tinggi: Pengertian dan Sejarahnya

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X