Kompas.com - 05/02/2021, 20:14 WIB

KOMPAS.com - Ada banyak jenis kayu yang bisa digunakan dalam pembuatan mebel serta furniture. Kualitas kayu menjadi faktor utama dalam pemilihan dan penggunaannya.

Salah satu jenis kayu yang sering dimanfaatkan dalam pembuatan mebel dan furniture adalah kayu jati yang memiliki kualitas lebih awet dan baik dibanding jenis kayu lainnya.

Selain kayu jati, ada beberapa jenis kayu lainnya yang sering dimanfaatkan dalam pembuatan mebel dan furniture.

Berikut adalah penjelasannya yang mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Binus University:

Kayu jati 

Persebaran kayu jati paling banyak ada di Pulau Jawa dan Pulau Madura. Kayu jati biasanya memiliki warna coklat tua atau coklat muda. 

Kayu jati membutuhkan waktu lama bahkan hingga puluhan tahun untuk bisa digunakan sebagai bahan pembuatan mebel serta furniture. Hal ini jugalah yang mempengaruhi harga penjualannya menjadi lebih mahal dibanding jenis kayu lainnya.

Kayu jati lebih awet dibanding jenis kayu lainnya karena kandungan minyak alaminya lebih banyak. Namun, hal ini juga menjadi salah satu kekurangan dari kayu jati.

Kandungan minyak yang banyak ini akan menghasilkan bekas noda pada hasil olahan kayu. Kelebihan lain dari kayu jati adalah tidak mudah rusak sekalipun terkena benturan.

Baca juga: Unik, Vespa Berbodi Kayu Jati dari Jepara

Pihak KPH Gundih, Kabupaten Grobogan, menunjukkan ratusan batang kayu mahoni hasil pencurian? oknum mandor KPH Gundih di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Monggot, Geyer, Grobogan, Jumat (9/2/2018).KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto Pihak KPH Gundih, Kabupaten Grobogan, menunjukkan ratusan batang kayu mahoni hasil pencurian? oknum mandor KPH Gundih di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Monggot, Geyer, Grobogan, Jumat (9/2/2018).
Kayu mahoni 

Jenis kayu mahoni sering digunakan oleh pengrajin mebel di Jepara. Dari sisi harga, kayu mahoni lebih murah dibanding kayu jati. Selain digunakan di dalam negeri, kayu mahoni juga sangat diminati oleh orang Eropa.

Jika melihat seratnya, kayu mahoni memiliki serat yang lebih halus dibanding kayu jati. Selain itu, pori-porinya juga lebih kecil sehingga produk hasil olahannya terlihat sangat halus.

Kayu mahoni biasanya memiliki warna kemerahan pada bagian dalamnya dan warna kecoklatan pada bagian luarnya.

Dari segi keawetan dan kekuatannya, kayu jati tetap lebih baik dibanding kayu mahoni. Karena kayu mahoni tidak sekeras kayu jati sehingga lebih mudah terserang hama.

Kayu Sonokeling berikut truk pengangkutya diamankan di Mapolsekta Ungaran, Selasa (29/8/2017) siang. Polisi mengamankan pelaku dan kayu curian dari hutan Penggaron Ungaran.Kompas.com/Syahrul Munir Kayu Sonokeling berikut truk pengangkutya diamankan di Mapolsekta Ungaran, Selasa (29/8/2017) siang. Polisi mengamankan pelaku dan kayu curian dari hutan Penggaron Ungaran.
Kayu sonokeling 

Persebaran kayu sonokeling paling banyak berada di Pulau Jawa. Kayu ini cukup kuat dan awet. Biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan mebel, patung serta tangkai pisau.

Kelebihan dari kayu sonokeling adalah seratnya yang memiliki pola indah. Selain itu, permukaannya juga lebih halus sehingga tidak begitu sulit untuk diolah.

Sedangkan kekurangannya adalah tidak semua bagian kayu memiliki tingkat kekuatan yang sama. Bagian tengah kayu sonokeling lebih kuat dibanding bagian lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.