Kompas.com - 04/02/2021, 14:25 WIB

Kata 'Pramuka' diambil dari kata 'Poromuko', yang berarti prajurit terdepan dalam sebuah peperangan. Selain itu, kata 'Pramuka' merupakan singkatan dari 'Praja Muda Karana', yang berarti jiwa-jiwa muda yang berkarya.

Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Bapak Pramuka IndonesiaKOMPAS/DUDY SUDIBYO (DS) Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Bapak Pramuka Indonesia
Selama 13 tahun, Sri Sultan Hamengkubuwono IX menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional. Tepatnya dari tahun 1961 hingga 1974 (1961 hingga 1963, 1963 hingga 1967, 1967 hingga 1970, 1970 hingga 1974).

Ia mempelopori sejumlah kegiatan seperti Gerakan Tabungan Pramuka pada 1974. Ia juga menggagas Wirakarya, perkemahan pertama Pramuka Nasional pada 1968.

Selain itu, Tri Satya Pramuka serta Dasa Dharma Pramuka juga dibentuk, ditetapkan serta digunakan hingga saat ini. Begitu pula dengan penetapan warna seragam Pramuka Indonesia yang berwarna coklat muda dan coklat tua.

Coklat muda untuk atasan dan coklat tua untuk bawahan. Dua corak warna ini melambangkan elemen air serta tanah. 

Baca juga: Macam-Macam Sandi Pramuka

Hingga saat ini, Pramuka masih terus diajarkan dan dilakukan di berbagai sekolah. Ada empat pembagian tingkatan pramuka, yakni:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Pramuka Siaga
    Untuk usia 7 hingga 10 tahun.
  2. Pramuka Penggalang
    Untuk usia 11 hingga 15 tahun.
  3. Pramuka Penegak
    Untuk usia 16 hingga 20 tahun.
  4. Pramuka Pandega
    Untuk usia 21 hingga 25 tahun.

Jasa Sri Sultan Hamengkubuwono IX dalam bidang pramuka terdengar hingga ke mancanegara. Hal ini membuat ia dianugerahi Bronze Wolf Award dari World Organization of the Scout Movement (WOSM), pada 1973.

Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi untuk mereka yang sungguh berjasa besar dalam pengembangan pramuka.

 

Buku “Sri Sultan HB IX-Bapak Pramuka Indonesia” (2018) oleh Litbang Kompas terbitan Kompas Penerbit Buku bisa dibeli di Gramedia.com.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X