Kompas.com - 31/01/2021, 17:39 WIB
Ilustrasi pasar tradisional shutterstock.comIlustrasi pasar tradisional

KOMPAS.com - Keberagaman ekonomi adalah kondisi masyarakat yang memiliki perbedaan tingkat atau taraf ekonomi. Keberagaman ini bisa dilihat beraneka jenis pekerjaan yang dilakukan masyarakat.

Keadaan ekonomi yang beragam sangat dipengaruhi oleh letak geografis. Contohnya jika tinggal di daerah pantai maka pekerjaannya sebagai nelayan atau penjual ikan.

Jenis keberagaman ekonomi

Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), ada delapan jenis keberagaman ekonomi di Indonesia, yaitu:

  • Pertanian 

Indonesia adalah negara agraris yang memungkinkan masyarakatnya bisa menanam berbagai jenis tanaman. Hal ini juga membuat masyarakat Indonesia banyak yang berprofesi sebagai petani. 

Contoh hasil tani yang banyak diproduksi di Indonesia adalah padi, ubi, tembakau, cengkeh, jagung, dan masih banyak lagi.

  • Perkebunan 

Ada dua jenis perkebunan di Indonesia, yakni perkebunan rakyat yang dikelola masyarakat serta perkebunan besar yang dikelola pemerintah.

Baca juga: Strategi Pembangunan Ekonomi

Untuk perkebunan rakyat biasanya untuk dikonsumsi sendiri atau dijual ke pedagang lainnya. Sedangkan perkebunan besar biasanya ditujukan untuk kegiatan ekspor impor.

Contoh hasil perkebunan di Indonesia adalah karet, kelapa sawit, tebu, kopi dan lain sebagainya.

  • Peternakan 

Keberagaman ekonomi di Indonesia juga bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang bekerja sebagai peternak. Contohnya adalah peternak unggas, peternak sapi dan lain sebagainya.

Ada tiga jensi peternakan di Indonesia, yakni peternakan hewan besar (contohnya sapi dan kerbau), peternakan hewan kecil (contohnya babi dan kambing), serta peternakan unggas (contohnya ayam dan bebek).

  • Perikanan 

Selain negara agraris, Indonesia juga kaya akan sumber daya lautnya. Banyak masyarakat Indonesia yang bekerja sebagai nelayan atau budidaya tambak.

  • Kehutanan 

Hutan di Indonesia juga sering dimanfaatkan untuk berbagai keperluan ekonomi. Misalnya hutan jati yang batang pohonnya digunakan untuk pembuatan lemari kayu, dan lain sebagainya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X