Contoh Teks Artikel dan Strukturnya

Kompas.com - 28/01/2021, 14:05 WIB
Ilustrasi teks eksposisi shutterstock.comIlustrasi teks eksposisi

KOMPAS.com - Artikel merupakan salah satu jenis karya tulis. Teks artikel ada yang berisikan persuasi atau berbagai informasi tambahan untuk pembaca.

Teks artikel biasanya ditulis secara singkat, padat dan jelas agar pembaca lebih mudah mengerti. Tidak hanya itu, biasanya dalam artikel ada opini yang turut didukung dengan fakta.

Selain itu, artikel juga bersifat faktual dan informatif. Artinya sesuai dengan fakta di lapangan serta untuk memberi informasi atau pengetahuan kepada pembaca.

Mengutip dari Buku Cepat Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA dan MA (2019) karya Tomi Rianto, teks artikel memiliki tiga struktur, yaitu:

  1. Tesis
    Tesis adalah gagasan utama dari permasalahan yang akan dibahas. Tesis berangkat dari fakta yang ada.
  2. Argumentasi
    Argumentasi adalah pendapat yang disampaikan penulis yang juga harus disesuaikan dengan fakta.
  3. Penegasan ulang
    Penegasan ulang adalah bentuk penjelasan ulang untuk memperkuat argumentasi yang dibuat penulis dan harus sesuai dengan fakta.

Bagaimana contoh teks artikel beserta strukturnya?

Contoh 1:

Pentingnya melakukan Peregangan Sebelum Olahraga

Peregangan sebelum berolahraga sangatlah penting. Tujuannya untuk menghindari cedera serius dan ketegangan pada tubuh.

Melakukan peregangan sebelum berolahraga memang memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Para ahli menyarankan jika sebaiknya peregangan dilakukan saat pagi hari, tepatnya sebelum memulai aktivitas fisik.

Bentuk peregangan yang paling mudah dan menyehatkan adalah berlari. Para ahli mengatakan jika berlari membawa dampak positif bagi orang yang melakukannya. Berlari dapat melatih kekuatan dan kesehatan otot jantung.

Baca juga: Teks Artikel: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Struktur, dan Kebahasaan

 

Bentuk peregangan mudah lainnya adalah dengan memutar kepala, tangan, pundak dan kaki searah jarum jam. Peregangan ini sangat mudah untuk dilakukan di mana saja tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk melakukannya.

Contoh bentuk peregangan lainnya adalah dengan melakukan squat. Squat dapat melatih banyak fungsi tubuh dalam satu gerakan serta melatih kekuatan sendi serta ligamen dalam tubuh.

Maka disarankan untuk tidak lupa melakukan peregangan sebelum berolahraga agar tubuh tetap sehat dan tidak mengalami cedera. 

Tesis: 

Dalam contoh di atas, tesis berada di paragraf pertama karena gagasan utama dari permasalahan yang dibahas adalah dampak negatif jika tidak melakukan peregangan. 

Argumentasi: 

Dalam contoh di atas, argumentasi berada di paragraf ketiga karena penulis menyampaikan pendapat jika berlari merupakan olahraga yang paling mudah dan menyehatkan. Pendapat dari penulis ini dibuktikan dengan perkataan dari para ahli.

Penegasan ulang: 

Dalam contoh di atas, penegasan ulang berada di paragraf terakhir karena penulis ingin mengingatkan agar pembaca melakukan pemanasan sebelum berolahraga.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X