Karya Seni Montase dan Tekniknya

Kompas.com - 24/01/2021, 16:26 WIB
Ilustrasi karya seni montase Pixabay.com/Michele Caballero Siamitras Kassube Ilustrasi karya seni montase

KOMPAS.com - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, montase berarti komposisi gambar yang dihasilkan daripencampuran unsur dari beberapa sumber.

Karya seni montase merupakan salah satu dari tiga jenis karya seni rupa yang menggunakan teknik menempel. Montase berasal dari bahasa Inggris monatge artinya menempel.

Dalam buku Pendidikan Seni Rupa Estetik Sekolah Dasar (2020) karya Arina Restian, montase adalah sebuah karya yang dibuat dengan cara memotong obyek-obyek gambar dari berbagai sumber, kemudian ditempelkan pada suatu bidang sehingga menhadu satu kesatuan karta dan tema.

Sumber yang digunakan dapat dari koran bekas, majalah bekas, buku yang tidak digunakan, pamphlet, dan lain sebagainya.

Pada awalnya karya seni montase terbatas pada karya dua dimensi. Dalam perkembangannya saat ini, montase sudah berada di karya tiga dimensi.

Baca juga: Seni Kolase dan Caranya

Teknik montase

Dalam buku Montase dan Pembelajaran (2018) karya Nurul Aini dan kawan-kawan, berdasarkan teknik pembuatannya, karya seni montae dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Montase teknik foto

Montase dalam dunia seni foto disebut dengan montase foto, yaitu foto yang terbuat dari tempelan-tempelan atau kompilasi beberapa foto.

  • Montase teknik tempel

Montase teknik tempel secara manual, yakni menempelkan potongan-potongan gambar dari berbagai sumber pada sebuah bidang untuk menampilan pesan atau tema tertentu.

Selain mempertiimbangkan kesesuaian gambar dengan tema yang ingin disampaikan, jenis gambar yang ditempelkan juga diperhatikan agar antargambar terlihat serasi.

Baca juga: Contoh Karya Seni Rupa Dua Dimensi

Membuat montase

Cara membuat montase, sebagai berikut:

  1. Siapkan bahan , yaitu kertas bekas, kardus atau karton, kain, plastik dan kaleng, styrofoam dan busa, tali, serta tutup botol dan karet. Untuk alatnya, lem, gunting, kertas atau papan triplek sebagai alas gambar untuk ditempel.
  2. Siapkan gambar-gambar yang dibutuhkan dengan menyesuaikan obyek cerita. Bisa dari majalah, koran, poster, buku, dan lainnya.
  3. Guntung beberapa gambar yang sesuai dengan kebutuhan atau obyek tema cerita. Gunting dengan rapi dan sesuai pola gambar.
  4. Rekatkan potonga gambar dengan lem, lalu tempelkan pada alay yang diinginkan.
  5. Dari beberapa potongan tersebut, kombinasikan antara gambar satu dengan gambat yang lain sehingga menjadi sebuah gambar yang memiliki tema baru.

Baca juga: Gaya atau Corak Karya Seni Rupa Murni Indonesia

Perbedaan montase dan kolase

Montase dan kolase sama-sama karya seni rupa yang menggunakan teknik menempel. Namun, di antara keduanya tetap memiliki perbedaan.

Jika montase mengkombinasikan gambar yang sudah jadi menjadi sebuah gambar atau tema baru. Contohnya, menggunting gambar rumah, orang, mobil, dan pohon menjadi kombinasi gambar baru.

Sedangkan kolase menempeklkan bahan-bahan dasar yang belum diolah menjadi obyek yang diinginkan. Misalnya menempelkan kain perca warna-warni menjadi sebuah pohon.


Sumber KBBI
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X