Proses Terbentuknya Batu Bara

Kompas.com - 24/01/2021, 12:45 WIB
Ilustrasi batubara. Shutterstock/Vladyslav TrenikhinIlustrasi batubara.

KOMPAS.com - Batu bara adalah salah satu sumber energi bahan bakar fosil yangdigunakan dalam pembangkit listrik di seluruh dunia.

Batu bara didaptkan melalui penambangan yaitu menggali ke dalam permukaan Bumi. Namun tahukah kamu bagaimana batu bara dapat terbentuk? Simak penjelasan berikut ini!

Fosil

Walaupun bernama batu bara, batu bara tidak terbuat dari batu melainkan sisa-sisa organisme purba berupa tumbuhan.

Dilansir dari National Geographic, pembentukan batu bara selama periode karbon dimulai sekitar 300 juta tahun yang lalu saat Bumi merupakan hamparan hutan lebat yang sangat luas.

Pada saat itu Bumi sangatlah subur dan ditumbuhi oleh vegetasi yang sangat lebat seperti pakis raksasa, pohon-pohon tinggi, dan tumbuhan purba lainnya.

Ketika tumbuhan-tumbuhan tersebut mati, tumbuhan tersebut akan jatuh dan diurai oleh mikroorganisme.

Dilansir dari Miners Museum, ada 4 tahap pembentukan batu bara yaitu tahap gambut, tahap lignit, tahap bituminous coal, dan tahap antrasit.

Baca juga: Bahan Bakar Fosil: Minyak Bumi, Batu Bara, dan Gas Alam

Kompas.com/SILMI NURUL UTAMI Empat tahapan batu bara

  • Tahap Gambut

Karena vegetasinya yang sangat lebat, tanaman mati terus menumpuk sebelum dapat diuraikan mikroorganisme.

Tumpukan tumbuhan mati pada perairan dangkal seperti rawa akan terus menumpuk hingga berlapis-lapis.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menjaga Lingkungan dari Sampah Plastik

Menjaga Lingkungan dari Sampah Plastik

Skola
Cara Menghitung Volume Bola

Cara Menghitung Volume Bola

Skola
Cara Menghitung Volume Prisma

Cara Menghitung Volume Prisma

Skola
Faktor Penyebab Terjadinya Gerakan Air Laut

Faktor Penyebab Terjadinya Gerakan Air Laut

Skola
Penulisan Tempat dan Tanggal yang Benar pada Surat

Penulisan Tempat dan Tanggal yang Benar pada Surat

Skola
Tanggung Jawab Ibu dan Ayah dalam Keluarga

Tanggung Jawab Ibu dan Ayah dalam Keluarga

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Bola

Cara Menghitung Luas Permukaan Bola

Skola
Kondisi Sosial Budaya di Singapura

Kondisi Sosial Budaya di Singapura

Skola
Tari Gantar, Tarian Kegembiraan Menanam Padi

Tari Gantar, Tarian Kegembiraan Menanam Padi

Skola
Fungsi Fakta dalam Teks Persuasi

Fungsi Fakta dalam Teks Persuasi

Skola
Jenis-Jenis Patung Berdasarkan Fungsinya

Jenis-Jenis Patung Berdasarkan Fungsinya

Skola
Macam-Macam Norma di Masyarakat

Macam-Macam Norma di Masyarakat

Skola
Perbedaan Informasi Tersurat dan Tersirat

Perbedaan Informasi Tersurat dan Tersirat

Skola
Ciri Perlawanan Bangsa Indonesia pada Abad Ke-19

Ciri Perlawanan Bangsa Indonesia pada Abad Ke-19

Skola
Ciri Khas Masjid Kuno di Indonesia

Ciri Khas Masjid Kuno di Indonesia

Skola
komentar
Close Ads X