Contoh-contoh Pengaruh Kalor pada Benda di Sekitar Kita

Kompas.com - 15/01/2021, 17:45 WIB
Ilustrasi api pada kompor gas. SHUTTERSTOCK/FOTOCUISINETTEIlustrasi api pada kompor gas.

KOMPAS.com - Kalor adalah bentuk dari energi panas yang mengalir dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu panas.

Tahukah kamu pengaruh apa saja yang dapat diberikan kalor pada suatu benda? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak penjelasan berikut ini!

Perubahan Suhu

Kalor dapat mengubah suhu pada suatu benda. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, perubahan suhu akibat kalor dapat berupa kenaikan suhu maupun penurunan suhu. Contohnya adalah sendok logam yang digunakan untuk mengaduk kopi panas.

Kopi yang panas mengandung kalor yang tinggi. Saat kopi diaduk oleh sendok, kalor (panas) dari kopi berpindah ke sendok dan membuat sendok menjadi panas. Lalu bagaimana jika kopi tersebut didiamkan selama 5 jam?

Kalor dalam kopi akan terus mengalir ke gelas, udara, dan meja tempat kopi itu disimpan. Kalor akan terus mengalir keluar hingga suhu kopi sama dengan suhu ruangan tempatnya disimpan. Ini adalah penurunan suhu yang disebabkan oleh kalor.

Perubahan suhu karena kalor ini juga selalu terjadi pada manusia dan hewan. Saat Matahari terik dan tidak ada tempat berteduh, kita akan merasa kepanasan. Hal ini dikarenakan kalor Matahari mengalir ke dalam tubuh kita sehingga suhu tubuh kita juga meningkat.

Baca juga: Perpindahan Kalor pada Air yang Dipanaskan dalam Panci Aluminium

Perubahan Fisik

Kalor dapat merubah fisik suatu benda dengan membuatnya meleleh, mencair, membeku, menyublim, dan mengembun.

Contohnya adalah es krim yang awalnya padat berubah menjadi cair karena terkena kalor dari Matahari. Kemudian besi padat yang meleleh menjadi cair karena diberi kalor dengan suhu 6000 derajat celcius. Begitu juga kayu yang padat setelah dibakar oleh kalor dari api berubah menjadi abu.

Perubahan fisik akibat kalor juga terjadi saat kita memasak. Telur yang awalnya berupa cairan kental, saat digoreng oleh kalor dari api berubah menjadi matang dan lebih padat.

Contoh lainnya adalah mentega yang meleleh karena panas kompor. Kemudian adonan kue yang awalnya cairan kental berubah menjadi kue yang padat dan lembut, dan air yang menguap setelah mendidih.

Baca juga: Pengertian Kalor dan Perubahannya

Perubahan Volume

Pernahkah kamu memperhatikan mengapa air minum dalam kemasan tidak pernah tersisi penuh? Hal ini dilakukan agar saat air tersebut terkena panas Matahari, masih ada ruang untuk volumenya bertambah dan botol tidak rusak.

Jika kalor diberikan kepada benda, kalor tersebut dapat menyebabkan benda memuai sehingga volumenya bertambah.

Misalnya rel kereta api yang terkena panas Matahari secara terus-menerus. Pada jalur rel kereta api, diberikan sedikit celah untuk rel logam rel tersebut memuai. Tanpa adanya celah, rel dapat rusak dan mengakibatkan kecelakaan kereta.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X