Jenis-Jenis Pasar

Kompas.com - 14/01/2021, 15:18 WIB
Ilustrasi perdagangan shutterstock.comIlustrasi perdagangan

KOMPAS.com - Hampir seluruh kebutuhan sehari-hari kita didapatkan dari pasar. Pasar adalah pusat aktivitas ekonomi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pasar merupakan tempat bagi orang untuk bisa berjual beli, menukar barang atau jasa dengan uang, serta menukar uang dengan barang dan jasa.

Pasar terbagi menjadi beberapa jenis. Simak penjelasannya di bawah ini:

Jenis pasar berdasarkan aktivitasnya

Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), jenis pasar berdasarkan aktivitasnya dibagi menjadi dua, yakni:

  1. Pasar nyata yang meperjual belikan barang yang memiliki bentuk fisik.
    Contohnya adalah produk makanan yang dijual di pasar serta gerai perbelanjaan.
  2. Pasar abstrak yang memperjuak belikan barang yang tidak memiliki bentuk fisik. Contohnya adalah pasar saham, pasar modal dan lain sebagainya.

Baca juga: Jenis Struktur Pasar dan Faktornya

Jenis pasar berdasarkan cara melakukan transaksinya

Pasar berdasarkan cara melakukan transaksinya dibagi menjadi dua yaitu:

  1. Pasar tradisional yang cara bertransaksinya bisa dilakukan dengan tawar menawar. Contohnya adalah menawar harga kebutuhan pokok, seperti beras dan minyak di pasar.
  2. Pasar modern yang cara bertransaksinya tidak bisa dilakukan dengan tawar menawar atau harga yang ditawarkan sudah pas.
    Contohnya adalah harga bahan pokok di gerai perbelanjaan swasta.

 Jenis pasar berdasarkan waktunya 

Jenis pasar berdasarkan waktunya dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Pasar harian yang kegiatan ekonominya rutin dilakukan setiap hari. Biasanya jenis pasar ini menjual barang kebutuhan pokok, seperti sayur dan lainnya.
    Contohnya adalah pasar tradisional.
  2. Pasar mingguan yang kegiatan ekonominya rutin dilakukan seminggu sekali. Barang yang dijual juga hampir sama, yakni kebutuhan pokok.
    Contohnya adalah pasar tradisional yang diadakan tiap Jumat Kliwon, dan lainnya.
  3. Pasar bulanan yang kegiatan ekonominya rutin dilakukan sebula sekali. Umumnya barang yang dijual adalah barang yang pernah dibeli lalu dijual kembali.
    Contohnya adalah pasar saat pameran batu akik, pameran batik, dan lain sebagainya.
  4. Pasar tahunan yang kegiatan ekonominya rutin dilakukan setiap tahun. Biasanya barang yang dijual adalah untuk promosi atau berkaitan dengan acara tertentu.
  5. Misalnya pasar yang dibuka saat perayaan Imlek, Idul Fitri, dan lain sebagainya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X