Kompas.com - 14/01/2021, 14:25 WIB

KOMPAS.com - Ketika dilahirkan ke dunia, seorang anak otomatis memiliki hak yang melekat padanya dan harus dipenuhi orangtuanya.

Seiring bertumbuh besar, anak akan ditambahi dengan kewajiban yang juga harus dipenuhinya.

Contoh hak sebagai anak adalah mendapat kasih sayang dari orangtuanya. Sedangkan kewajibannya adalah menghormati orangtua.

Tidak hanya itu, ada beberapa hak dan kewajiban lainnya. Apa sajakah itu?

Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dijelaskan tentang hak yang dimilik anak. Berikut adalah penjelasannya:

  1. Berhak beribadah menurut agama, cara pengekspresian serta cara berpikirnya
    Hak untuk beragama adalah salah satu hak asasi manusia yang paling dasar. Hak bebas memeluk serta menjalankan agamanya adalah hak setiap manusia, begitu pula dengan anak. 
  2. Berhak memperoleh pendidikan serta pengajaran
    Salah satu hak utama yang harus dimiliki anak adalah mendapat pendidikan. Orangtua harus menyekolahkan anaknya minimal 9 tahun, yakni dari SD, SMP, SMA atau SMK.
  3. Berhak memperoleh perlindungan di tempatnya bersekolah dari segala tindakan kejahatan seksual serta kekerasan
    Sekolah menjadi salah satu tempat yang dianggap paling aman bagi anak, sudah seharusnya sekolah mendampingi serta melindungi anak-anak dari tindak kejahatan yang bisa datang dari mana saja, misalnya guru atau teman sendiri.
  4. Bagi anak penyandang disabilitas berhak mendapat pendidikan luar biasa
    Pendidikan adalah hak dasar yang bagi setiap orang, termasuk anak penyandang disabilitas yang diharuskan memperoleh pendidikan luar biasa dan bagi yang memiliki prestasi bisa mendapat pendidikan khusus.
  5. Bagi anak penyandang disabilitas berhak mendapat rehabilitasi, bantuan sosial serta pemeliharaan taraf kesejahteraan sosial
    Seluruh anak di Indonesia termasuk penyandang disabilitas juga sangat berhak mendapatkan bantual sosial, misalnya di bidang kesehatan atau pendidikan. Penyandang disabilitas juga berhak mendapatkan pemeliharaan kesejahteraan sosial dari pemerintah.
  6. Berhak diasuh oleh orangtuanya sendiri, kecuali ada alasan tertentu yang sah di mata hukum
    Anak sangat berhak mendapat kasih sayang yang adil dari orangtuanya sendiri. Maka setiap anak berhak diasuh, dirawat, serta mendapat kasih sayang yang cukup dari orangtuanya sendiri.
  7. Berhak memperoleh perlindungan
    Setiap anak berhak mendapat serta dilindungi dari penyalahgunaan di aktivitas politik, konflik bersenjata, kerusuhan sosial, peristiwa yang mengandung kekerasan, peperangan, serta kejahatan seksual.

Baca juga: Hak dan Kewajiban sebagai Siswa

Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), anak memiliki beberapa hak yang pantas didapatkannya dari orangtua. Berikut adalah beberapa hak sebagai anak:

  1. Berhak mendapatkan kasih sayang dari orangtua
    Sebagai seorang anak sudah layak dan sepantasnya untuk mendapat kasih sayang dari orangtua. Jika mendapat kasih sayang dari orangtua, anak bisa mendapat perlindungan serta diperlakukan secara adil.
  2. Berhak mendapatkan sandang, pangan dan papan
    Artinya anak berhak mendapat kebutuhan akan pakaian, makanan, serta tempat perlindungan.
  3. Berhak mendapatkan pendidikan
    Anak juga berhak mendapat pendidikan formal di usianya. 
  4. Berhak mendapatkan akses kesehatan
    Sebagai seorang anak juga berhak mendapatkan akses kesehatan. Jika misalnya sakit, orangtua harus membayar biaya pengobatan.

Kewajiban sebagai anak 

Anak juga memiliki kewajiban yang harus dilakukan. Berikut adalah beberapa kewajiban sebagai anak:

  1. Wajib menghormati orangtua
    Sebagai anak, kewajiban utama yang harus dilakukan adalah menghormati orangtua. Karena orangtua sudah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan anaknya.
  2. Wajib menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar
    Anak dan orangtua yang tinggal dalam satu rumah yang sama, wajib menjaga kebersihan rumah. Hal ini bukan hanya kewajiban orangtua saja, namun juga menjadi kewajiban anak.
  3. Wajib membantu orangtua
    Dalam melakukan suatu hal tertentu, orangtua tidak bisa mengerjakannya sendiri karena membutuhkan bantuan. Maka dari itu seorang anak wajib membantu orangtuanya, agar pekerjaannya semakin ringan.
  4. Wajib mematuhi peraturan yang berlaku di rumah
    Anak juga harus mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di rumah. Hal ini juga turut melatih diri agar terbiasa disiplin.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Kemdikbud
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daur Hidup Cacing Filaria

Daur Hidup Cacing Filaria

Skola
Pentingnya Proyeksi Penduduk bagi Suatu Negara

Pentingnya Proyeksi Penduduk bagi Suatu Negara

Skola
Sosiolinguistik: Pengertian, Dimensi Masalah, dan Manfaat

Sosiolinguistik: Pengertian, Dimensi Masalah, dan Manfaat

Skola
Perbedaan Antara Budaya Individualistis dan Kolektivisme

Perbedaan Antara Budaya Individualistis dan Kolektivisme

Skola
Teori Negosiasi Wajah: Pengertian, Asumsi, dan Konflik

Teori Negosiasi Wajah: Pengertian, Asumsi, dan Konflik

Skola
Advertisement dalam Bahasa Inggris Melalui Kegiatan Bazar

Advertisement dalam Bahasa Inggris Melalui Kegiatan Bazar

Skola
Empat Hukum Media Menurut McLuhan

Empat Hukum Media Menurut McLuhan

Skola
Penyebab, Dampak, dan Usaha Menanggulangi Pemanasan Global

Penyebab, Dampak, dan Usaha Menanggulangi Pemanasan Global

Skola
Perbedaan Cermin dan Lensa

Perbedaan Cermin dan Lensa

Skola
Bentuk Adaptasi Burung Pelatuk

Bentuk Adaptasi Burung Pelatuk

Skola
Kebijakan Dividen: Definisi, Teori, dan Bentuknya

Kebijakan Dividen: Definisi, Teori, dan Bentuknya

Skola
Ciri-ciri Demokrasi Parlementer

Ciri-ciri Demokrasi Parlementer

Skola
Debat Kompetitif: Pengertian dan Tujuannya

Debat Kompetitif: Pengertian dan Tujuannya

Skola
Definisi Otonomi Daerah dan Tujuannya

Definisi Otonomi Daerah dan Tujuannya

Skola
Perbedaan Anggaran Statis dan Fleksibel

Perbedaan Anggaran Statis dan Fleksibel

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.