Perbedaan Energi Panas dan Temperatur

Kompas.com - 12/01/2021, 16:54 WIB
Ilustrasi termometer. Sejarah termometer awal berkembang sejak zaman Yunani, hingga ditemukannya konsep termometer modern oleh Galileo Galilei. SHUTTERSTOCK/BerkeIlustrasi termometer. Sejarah termometer awal berkembang sejak zaman Yunani, hingga ditemukannya konsep termometer modern oleh Galileo Galilei.

KOMPAS.com - Temperatur dan energi panas sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Ketika dibayangkan, keduanya mungkin terkesan sama, padahal berbeda.

Tahukah kamu perbedaan antara temperatur dan panas?

Unit Satuan yang Berbeda

Energi panas dan temperatur, keduanya adalah satuan yang berbeda. Dilansir dari Energy Education, panas adalah besaran yang menyatakan banyaknya energi dan memiliki satuan joule (J) dan kalori (cal).

Sedangkan temperatur adalah besaran yang menyatakan energi kinetik rata-rata molekul dalah suatu zat dan memiliki satuan kelvin, celsius, Fahrenheit, atau reamur.

Panas akan selalu bernilai positif atau tidak sama sekali, sedangkan temperatur dapat bernilai positif dan dapat bernilai negatif. Secara internasional panas dilambangkan dengan “Q” dan temperatur dilambangkan dengan “T”.

Baca juga: Cara Sederhana Membuktikan Energi Panas

Ketergantungan pada Jumlah Molekul

Temperatur tidak bergantung pada jumlah molekul, sedangkan panas bergantung pada jumlah molekul.

Dilansir dari Sciencing, temperatur mengukur rata-rata energi kinetik sehingga berapapun jumlah molekulnya tetap yg diukur adalah rata-rata energi kinetiknya. Misalnya temperatur 40 derajat pada sebotol air akan sama dengan temperatur 40 derajat pada sepanci air.

Sedangkan panas bergantung pada jumlah molekul. Misalkan panas korek dapat melelehkan lilin namun panas korek tidak bisa mendidihkan satu panci air.

Hal ini berarti jumlah panas yang sama memiliki efek yang berbeda sesuai dengan besar (jumlah molekul zat) suatu benda.

Inilah mengapa dengan besar api yang sama, air yang lebih banyak akan lama mendidih dibandingkan dengan air yang lebih sedikit. Karena energi panas yang dibutuhkan lebih banyak.

Baca juga: Suhu dan Termometer: Arti dan Jenisnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X