Kompas.com - Diperbarui 17/12/2021, 18:28 WIB

KOMPAS.com - Ketika dekat dengan api pasti rasanya panas dan kita mencoba menghindarinya. Padahal, kita tidak dapat hidup tanpa api.

Tahukah kamu apa saja manfaat api yang membuatnya sangat penting dalam kehidupan manusia? Untuk mengetahui jawabannya, marilah kita simak pembahasan berikut ini!

Api adalah hasil pembakaran antara suatu bahan bakar dengan oksigen yang menghasilkan energi panas.

Api memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai sumber cahaya, sumber energi, pembersihan hutan, membunuh penyakit, dan membantu penyerbukan tumbuhan. Berikut penjelasannya!

Sumber Cahaya

Sebelum listrik ditemukan, api adalah pencahayaan utama yang digunakan manusia saat matahari terbenam.

Contoh penggunaan api sebagai sumber cahaya adalah obor, lampion, dan lampu minyak tanah. Nyala dari api memberikan cahaya membuat manusia dapat beraktivitas saat malam hari.

Pada saat berkemah kita menggunakan api sebagaimana manusia menggunakan api sebelum listrik ditemukan.

Api unggun saat kemah dapat memberikan kehangatan, membantu memasak makanan, dan melindungi manusia dari serangan binatang buas.

Baca juga: Mengapa Api Tidak Memiliki Bayangan?

Sumber Energi

Pembakaran oleh api menyokong berbagai macam sumber energi seperti pembangkit listrik.

Pembangkit listrik tenaga batu bara membutuhkan api untuk membakar batu bara dan menghasilkan uap yang kemudian menggerakan generator listrik.

Kebakaran Hutan

Mengapa kebakaran hutan menjadi manfaat dari api? Bukankah kebakaran hutan adalah sesuatu yang sangat merugikan?

Kebakaran hutan terjadi secara alami semenjak hutan terbentuk di permukaan Bumi. Dilansir dari National Geographic, kebakaran hutan alami berfungsi mempertahankan keseimbangan ekologis karena api membersihkan tanah hutan.

Saat tumbuhan atau ada hewan yang mati di hutan, organisme akan tergeletak di lantai hutan dan menumpuk seiring berjalannya waktu.

Tumpukan organisme mati ini akan menyumbat pertumbuhan tunas-tunas kecil dan menganggu penyerapan nutrisi tumbuhan.

Api dari kebakaran alami membersihkan tumpukan organisme mati dan memberikan lahan kosong untuk tunas baru bertumbuh dan berkembang.

Api juga membakar organisme mati dengan proses degradasi yang jauh lebih cepat dibanding dengan pembusukan. Setelah itu, zat hara kembali ke tanah dengan lebih cepat sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah.

Baca juga: Sejarah Singkat Kereta Api di Indonesia

Membantu Penyerbukan Tumbuhan

Dilansir dari Nevada County Resource Conservation District, beberapa tumbuhan hanya dapat membuka benihnya dengan bantuan panas dari api.

Contohnya seperti manzanita (semak cemara), chamise (greasewood), scrub oak (semak pohon ek), pohon pinus, beberapa bunga lili, dan lupin liar.

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI Lupin liar

Dikutip dari National Geographic, lupin liar adalah satu-satunya bagi ulat kupu-kupu biru karner (Lycaeides Melissa samuelis).

Jika api tidak ada, lupin liar tidak akan berkembang biak dan kupu-kupu biru karner akan punah.

Membunuh Penyakit

Kebakaran hutan alami membunuh penyakit pada pohon yang disebabkan oleh serangga. Ini membuat pohon dapat bertahan lebih lama.

Api juga digunakan oleh manusia untuk memasak makanan, membunuh bakteri dalam daging mentah sehingga aman untuk dikonsumsi.

Api juga dapat menjernihkan air dengan cara mendidihkannya, membunuh bakteri seperti Escherichia coli dan Salmonella sehingga layak untuk dikonsumsi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Macam-macam Aliran Seni Lukis

Macam-macam Aliran Seni Lukis

Skola
Contoh Karya Sastra Berbentuk Prosa

Contoh Karya Sastra Berbentuk Prosa

Skola
Unsur-unsur Seni Lukis

Unsur-unsur Seni Lukis

Skola
Pengertian Teks Eksplanasi dan Contohnya

Pengertian Teks Eksplanasi dan Contohnya

Skola
Sastra: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Sastra: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Skola
7 Gangguan pada Sistem Ekskresi Manusia

7 Gangguan pada Sistem Ekskresi Manusia

Skola
Fungsi Produksi bagi Produsen

Fungsi Produksi bagi Produsen

Skola
Apa itu Materi?

Apa itu Materi?

Skola
Interaksi Sosial Akomodatif: Pengertian dan Contohnya

Interaksi Sosial Akomodatif: Pengertian dan Contohnya

Skola
Soal dan Jawaban Garis Tegak Lurus dan Garis Sejajar

Soal dan Jawaban Garis Tegak Lurus dan Garis Sejajar

Skola
Peran Produsen sebagai Agen Pembangunan

Peran Produsen sebagai Agen Pembangunan

Skola
Soal dan Jawaban Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Desimal

Soal dan Jawaban Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Desimal

Skola
Perbedaan Konjungsi Kronologis dan Konjungsi Temporal

Perbedaan Konjungsi Kronologis dan Konjungsi Temporal

Skola
Faktor yang Memengaruhi Gaya Gesek

Faktor yang Memengaruhi Gaya Gesek

Skola
Pengertian Teks Eksplanasi dan Strukturnya

Pengertian Teks Eksplanasi dan Strukturnya

Skola
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.