Kompas.com - 08/01/2021, 16:52 WIB

KOMPAS.com - Strategi penentuan harga cukup penting bagi perusahaan. Hal ini karena strategi penentuan harga dapat menentukan apakah bisnis akan berlanjut atau tidak.

Jika sebuah produk barang atau jasa ditentukan dengan harga terlalu rendah, maka usaha yang dijalankan tidak mendapatkan cukup profit untuk membayar operasional.

Namun, jika ditentukan tertalu tinggi, maka perusahaan akan mendapatkan kesulitan dalam menjual produk barang atau jasa.

Dalam buku Passion to Profit (2010) karya Rhonda Abrams dan Alice, terdapat empat langkah straegi penetapan harga untuk mendapatkan angka yang optimal, yaitu:

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Pasar Oligopoli

  • Melakukan riset

Pelaku usaha harus mengerti kondisi pasar sebelum menetapkan harga. Mencari informasi mengenai harga-harga bahan baku yang dibutuhkan, untuk mendapatkan harga yang terbaik.

Dengan harga suplier bahan baku yang sesuai, maka pelaku usaha bisa menetapkan harga yang sesuai dengan harga jual di pasaran.

  • Uji pasar

Jika pelaku usaha baru terjun dalam bisnis, harus mencoba melihat beberapa harga yang bisa ditoleransi pasar. Sehingga pelaku usaha memiliki alasan, jika ingin menetapkan harga lebih tinggi dari pesaingnya.

Misalnya, kualitas bahan yang ditawarkan mungkin jauh lebih tinggi atau keterampilan kerja yang lebih profesional dibanding kompetitor. Sehingga konsumen dengan senang hati membayar lebih tinggi.

  • Mencoba model penetapan harga yang berbeda

Jangan hanya berasumsi bahwa cara penetapan harga tradisional produk atau jasa menjadi satu-satunya pilihan.

Baca juga: Pasar Monopolistik: Persaingan Bukan Harga

  • Menawarkan rentang fitur dan harga

Segmentasi produk merupakan cara yang bagus untuk menawarkan pelanggan rentang harga pada barang atau jasa yang pada dasarnya sama.

Misalnya, sebuah produsen menawarkan model dasar kerangka sepeda alumunium dengan desain dan perakitan secara manual seharga Rp 1 juta, namun dengan menawarkan kerangka yang terbuat dari serat karbon bisa ditawarkan dengan harga Rp 2 juta.

Cara menetapkan harga bersaing

Hery dalam buku Pengantar Akuntansi (2015), mengatakan ada beberapa cara perusahaan menetapkan harga yang kompetitif, yakni:

  1. Jika harga pasar tersedia, perusahaan dapat menggunakan harga tersebut sebagai harga transfer. Harga transfer adalah harga yang timbul ketika terjadi transaksi pertukaran barang atau jasa dalam satu anak perusahaan.
  2. Harga pasar dapat ditentukan melalui penawaran (tender). Hal ini dilakukan bila penawar memiliki peluang yang cukup besar untuk memenangkan tender.
  3. Jika pusat laba dari sebuah perusahaan manufaktur menjual produk di pasar luar, maka dapat menetapkan harga pasar yang kompetitif dengan jalan meniru harga pasar dari produk lain yang memiliki proses produksi yang hampir sama.
  4. Apabila pusat laba pembeli membeli jenis produk yang sama dari pasar luar, maka akan memungkinkan bagi perusahaan untuk meniru harga pasar yang kompetitif untuk produknya sendiri.
  5. Bila terdapat cara yang tepat untuk menentukan harga pasar yang kompetitif, maka satu-satunya pilihan yang tersisa adalah mengembangkan harga transfer bersadarkan biaya ditambah dengan tingkat laba tertentu.

Baca juga: Keseimbangan dalam Pasar Monopolistik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbedaan antara Desa dan Kelurahan 

Perbedaan antara Desa dan Kelurahan 

Skola
Komunikasi Nonverbal: Definisi dan Fungsi

Komunikasi Nonverbal: Definisi dan Fungsi

Skola
Antonio Santi Giuseppe Meucci, Ilmuwan yang Menemukan Telepon

Antonio Santi Giuseppe Meucci, Ilmuwan yang Menemukan Telepon

Skola
4 Sumber Energi Panas

4 Sumber Energi Panas

Skola
Teropong: Sejarah dan Jenis-jenisnya

Teropong: Sejarah dan Jenis-jenisnya

Skola
Lapisan Troposfer: Pengertian, Ciri-ciri, Kandungan, dan Manfaatnya

Lapisan Troposfer: Pengertian, Ciri-ciri, Kandungan, dan Manfaatnya

Skola
Hasil Sidang PPKI Ketiga

Hasil Sidang PPKI Ketiga

Skola
8 Bentuk Energi yang Bermanfaat dalam Kehidupan Manusia

8 Bentuk Energi yang Bermanfaat dalam Kehidupan Manusia

Skola
Mengenal Bagian-bagian Tenggorokan Manusia

Mengenal Bagian-bagian Tenggorokan Manusia

Skola
3 Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

3 Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif

Skola
Pengertian Sejarah Menurut Ahli

Pengertian Sejarah Menurut Ahli

Skola
Ekosistem Gurun: Pengertian, Ciri-ciri, dan Proses Terbentuknya

Ekosistem Gurun: Pengertian, Ciri-ciri, dan Proses Terbentuknya

Skola
Metodologi Sejarah dan Alurnya

Metodologi Sejarah dan Alurnya

Skola
Iklim Fisis: Pengertian dan Klasifikasinya

Iklim Fisis: Pengertian dan Klasifikasinya

Skola
Mengenal Bagian-bagian Hidung Manusia

Mengenal Bagian-bagian Hidung Manusia

Skola
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.