Jenis Struktur Pasar dan Faktornya

Kompas.com - 05/01/2021, 15:55 WIB
Ilustrasi pasar freepik.comIlustrasi pasar

KOMPAS.com - Pasar merupakan tempat proses penjual dan pembeli saling berinteraksi untuk menetapkan harga keseimbangan.

Dalam perekonomian, kita mengenal pasar sebagai tempat perusahaan memproduksi barang dalam skala kecil yang harus menghadapi banyak pesaing yang memproduksi barang dalam skala besar.

Di sisi lain, ada juga pasar sebagai tempat perusahaan memproduksi barang dalam skala besar yang harus menghadapi banyak pesaing dengan produksi barang dalam skala kecil.

Perbedaan jumlah dan besarnya skala produksi berbagai perusahaan di suatu tempat dapat dikatakan sebagai struktur pasar.

Baca juga: Pasar Monopoli: Pengertian dan Ciri-Cirinya

Menurut buku Aspek Dasar Ekonomi Mikro (2006) karya Tri Kunawangsih, struktur pasar adalah keadaan pasar yang memberikan petunjuk tentang aspek-aspek yang memiliki pengaruh penting terhadap perilaku usaha dan kinerja pasar.

Aspek-aspek tersebut di antaranya jumlah penjual dan pembeli, hambatan masuk dan keluar pasar, keragaman produk, sistem distribusi dan penguasaan pangsa pasar.

Faktor- faktor struktur pasar

Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, beberapa Faktor yang menentukan struktur pasar, adalah:

  • Jumlah atau banyaknya perusahaan yang ada di dalam pasar

Jumlah perusahaan akan menentukan jumlah penjual. Semakin banyak perusahaan yang memproduksi produk yang sama, maka persaingan akan semakin keras.

Hal tersebut akan mendorong produsen untuk meningkatkan kualitas produknya semakin unggul. Dengan begitu konsumen dapat membedakan merek dari kualitasnya.

Baca juga: Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

  • Jenis barang yang diperjualbelikan

Jenis barang yang dihasilkan perusahaan juga menentukan struktur pasar yang berlaku. Misalnya barang yang dihasilkan homogen (sama) atau justru berbeda dan tidak dapat diganti dengan hasil produsen lain.

Selain dua faktor di atas, terdapat faktor lain yang mendukung struktur pasar, yaitu:

  • Mudah-tidaknya perusahaan masuk ke dalam pasar.
  • Kemampuang penjual dan pembeli dalam memengaruhi pasar.
  • Informasi serta pengetahuan penjual maupun pembeli terhadap pasar yang dihadapi.

Jenis-jenis struktur pasar

Menurut Tri Kunawangsih, berdasarkan faktor-faktor di atas terdapat empat jenis struktur pasar, yakni:

  1. Pasar persaingan sempurna, dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak.
  2. Pasar monopoli, dengan jumlah penjual hanya satu (mono).
  3. Pasar persaingan monopolistik, jumlah penjual yang cukup banyak tetapi masing-masing memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga jual.
  4. Pasar oligopoli, jumlah penjual sangat sedikit antara 2-10.

Baca juga: Pasar Oligopoli: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Sumbernya

Masing-masing jenis pasar memiliki ciri-ciri yang berbeda. Untuk dapat memahaminya, dapat diperhatikan tabel di bawah ini:

   Struktur Jumlah penjual dan derajat          deferensiasi produk       Contoh Derajat pengendalian perusahaan terhadap harga Metode pemasaran
Pasar persaingan sempurna Jumlah produsen banyak. produk identik seperti jagung gandum. Beberapa produk pertanian dasar Tidak ada Pertukaran pasar atau lelang
Pasar persaingan monopolistik Jumlah produsen banyak, banyak produk diferensiasi. Perdagangan eceran makanan atau minuman Ada tetapi sedikit Iklan dan persaingan kualitas
Pasar oligopoli Jumlah produsen sedikit, hanya ada sedikit perbedaan atautidak ada sama sekali. Jumlah produsen sedikit, sebagian produk diferensiasi. Industri bahan kimia baja. Industri mobil atau komputer Ada tetapi sedikit Iklan dan persaingan kualitas
Pasar monopoli Produsen tunggal, produk close substitute      


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tari Suanggi, Tarian Bernuansa Magis dari Papua Barat

Tari Suanggi, Tarian Bernuansa Magis dari Papua Barat

Skola
Makna Proklamasi bagi Kehidupan Bangsa Indonesia saat Ini

Makna Proklamasi bagi Kehidupan Bangsa Indonesia saat Ini

Skola
Penemuan Fosil Kuda sebagai Bentuk Evolusi

Penemuan Fosil Kuda sebagai Bentuk Evolusi

Skola
Tari Bidu, Media Mencari Jodoh di NTT

Tari Bidu, Media Mencari Jodoh di NTT

Skola
Heliosentrisme: Pengertian dan Sejarahnya

Heliosentrisme: Pengertian dan Sejarahnya

Skola
5 Macam Teknik Menggambar

5 Macam Teknik Menggambar

Skola
Cara Menghitung Volume Balok

Cara Menghitung Volume Balok

Skola
Rumus Luas Permukaan Balok

Rumus Luas Permukaan Balok

Skola
Rumus Volume Limas

Rumus Volume Limas

Skola
Rumus Luas Permukaan Limas

Rumus Luas Permukaan Limas

Skola
Tari Gareng Lameng, Ungkapan Syukur Masyarakat NTT

Tari Gareng Lameng, Ungkapan Syukur Masyarakat NTT

Skola
Tari Lenso, Berasal dari Bahasa Portugis

Tari Lenso, Berasal dari Bahasa Portugis

Skola
Interval Nada Harmonis dan Melodis

Interval Nada Harmonis dan Melodis

Skola
Peran IPTEK dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi

Peran IPTEK dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi

Skola
Tari Bedana, Cermin Tata Kehidupan Masyarakat Lampung

Tari Bedana, Cermin Tata Kehidupan Masyarakat Lampung

Skola
komentar
Close Ads X