Kompas.com - 31/12/2020, 10:39 WIB
Candi Cangkuang, 8th century Shivaist Hindu temple, located in Leles, Garut Regency, West Java, Indonesia. Gunawan KartapranataCandi Cangkuang, 8th century Shivaist Hindu temple, located in Leles, Garut Regency, West Java, Indonesia.

KOMPAS.com - Kerajaan Sunda Pajajaran merupakan kerajaan Hindu-Buddha yang terletak di Jawa Barat. Kerajaan Sunda Pajajaran berdiri pada sekitar abad ke-7 hingga abad ke-16 Masehi.

Wilayah kerajaan Sunda Pajajaran meliputi wilayah barat pulau Jawa seperti Banten, Jakarta, Bandung, Sukabumi, Bogor.

Sumber sejarah yang mencatat keberadaan Kerajaan Sunda Pajajaran adalah Carita Parahyangan. Carita Parahyangan merupakan sebuah naskah yang berisi tentang tradisi Sunda pada masa kuno serta silsilah raja-raja Sunda.

Selain itu, terdapat pula beberapa prasasti yang menyebutkan ekistensi kerajaan Sunda yaitu, prasasti Citatih (1030 Masehi), prasasti Batutulis Bogor, prasasti Kawali, dan lain sebagainya.

Baca juga: Kerajaan Dinasti Warmadewa di Bali

Politik dan struktur pemerintahan

Kerajaan Sunda Pajajaran menganut sistem pemerintahan feodal. Dalam buku Sejarah Indonesia masa Hindu-Buddha (2013) karya Suwardono, struktur pemerintahan kerajaan Sunda terdiri dari :

  • Prabu atau Raja
  • Putra Mahkota
  • Mangkubumi (perdana menteri)
  • Mantri (Menteri)
  • Wado (pemimpin prajurit kerajaan)
  • Syahbandar (kepala pelabuhan)

Dalam mengurusi daerah-daerah bawahan, Raja mengangkat kepala-kepala daerah yang bertanggung jawab langsung terhadap mangkubumi dan raja.

Sosial-ekonomi

Dalam buku Sejarah Kerajaan-Kerajaan Besar di Nusantara (2017) karya Sri Wintala Achmad, mayoritas masyarakat kerajaan Sunda bekerja di sektor agraris.

Hal tersebut dikarenakan wilayah kerajaan Sunda memiliki karakteristik tanah-tanah yang subur untuk melaksanakan aktivitas pertanian dan peternakan.

Baca juga: Faktor Keruntuhan Majapahit

Masyarakat kerajaan Sunda yang tinggal di kawasan pesisir seperti Banten dan Jakarta cenderung bergantung dari sektor maritim dan perdagangan. Mereka melakukan perdagangan dengan pulau-pulau lain untuk mendapat keuntungan.

Dalam tatanan sosial masyarakat kerajaan Sunda, kelompok masyarakat dibagi atas dasar fungsi yang dimiliki kelompok tersebut.

Contoh kelompok masyarakat kerajaan Sunda adalah pahuma (petani ladang), puhawang (pelaut), palika (nelayan), marangguy (pengukir), pandita (pemimpin agama), prajurit keamanan, dan lainnya.

Agama dan kepercayaan

Agama yang dianut oleh raja-raja Sunda adalah Hindu Saiwa. Mereka menyembah dewa Siwa sebagai dewa tertinggi dalam Trimurti. Hal ini dibuktikan dari prasasti Sanghyang Tapak, prasasti Kawali, dan naskah Carita Parahyangan.

Baca juga: Runtuhnya Kerajaan Singasari

Raja Sunda memiliki toleransi yang besar dalam bidang agama dan kepercayaan. Meski raja menganut agama Hindu Saiwa, beberapa rakyat kerajaan Sunda ada yang menganut agama Hindu Waisnawa dan Buddha.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keunikan Kujang, Senjata Tradisional Jawa Barat

Keunikan Kujang, Senjata Tradisional Jawa Barat

Skola
Beragam Senjata Tradisional Khas Jakarta

Beragam Senjata Tradisional Khas Jakarta

Skola
Mengenal Senjata Tradisional Banten

Mengenal Senjata Tradisional Banten

Skola
Senjata Tradisional Khas Jawa Timur

Senjata Tradisional Khas Jawa Timur

Skola
Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta

Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta

Skola
Keunikan Keris Tumbuk Lada, Senjata Khas Jambi

Keunikan Keris Tumbuk Lada, Senjata Khas Jambi

Skola
3 Senjata Tradisional Aceh

3 Senjata Tradisional Aceh

Skola
4 Alat Musik Daerah Sulawesi Barat

4 Alat Musik Daerah Sulawesi Barat

Skola
Senjata Tradisional Sumatera Utara

Senjata Tradisional Sumatera Utara

Skola
Guoto, Alat Musik Daerah Papua Barat

Guoto, Alat Musik Daerah Papua Barat

Skola
3 Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

3 Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

Skola
Alat Musik Kangkuang, Kalimantan Barat

Alat Musik Kangkuang, Kalimantan Barat

Skola
Ladolado, Alat Musik Khas Sulawesi Tenggara

Ladolado, Alat Musik Khas Sulawesi Tenggara

Skola
Devils Hole Pupfish, Ikan Kecil Penghuni Death Valley

Devils Hole Pupfish, Ikan Kecil Penghuni Death Valley

Skola
Siapa dan Bagaimana Kamus Dibuat?

Siapa dan Bagaimana Kamus Dibuat?

Skola
komentar
Close Ads X