Kompas.com - 25/12/2020, 17:15 WIB
Juli 1969, astronot Amerika Serikat, Edwin Buzz Aldrin, terekam di permukaan Bulan dekat bendera AS dalam misi Apollo 11. Aldrin merupakan orang kedua yang berjalan di Bulan setelah Neil Armstrong. Hulton Archive/Arsip KOMPASJuli 1969, astronot Amerika Serikat, Edwin Buzz Aldrin, terekam di permukaan Bulan dekat bendera AS dalam misi Apollo 11. Aldrin merupakan orang kedua yang berjalan di Bulan setelah Neil Armstrong.

KOMPAS.com - Perkembangan teknologi luar angkasa yang telah berlangsung sejak masa Perang Dingin telah menciptakan profesi baru yaitu Astronaut.

Dilansir dari KBBI, astronaut adalah orang yang bertugas sebagai penerbang atau awak pesawat ruang angkasa. Astronout sering pula disebut dengan kosmonaut dan antariksawan.

Astronaut dikirim ke ruang angkasa untuk menjalankan beberapa program atau misi yang telah ditentukan oleh institusi tertentu.

Foto yang diambil pada 3 Juli 1961, menampilkan sosok kosmonot Soviet, Yuri Gagarin, saat mengunjungi Finlandia.Wikimedia Commons Foto yang diambil pada 3 Juli 1961, menampilkan sosok kosmonot Soviet, Yuri Gagarin, saat mengunjungi Finlandia.

Kosmonaut Uni Soviet

Uni Soviet merupakan negara pertama di dunia yang berhasil mengirimkan manusia ke luar angkasa.

Pada 12 April 1961, Uni Soviet berhasil mengirimkan kosmonout pertama bernama Yuri Gargarin. Yuri Gargarin memiliki misi untuk mengelilingi Bumi satu kali putaran dengan durasi 108 menit. Ia menjalankan misinya menggunakan pesawat Volstok I.

Pada Agustus 1962, Uni Soviet mengirimkan Andrian Nikolayev dan Pavel Popovich ke untuk mengelilingi bumi selama 70 hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Uni Soviet juga berhasil mengirimkan kosmonaut perempuan pertama bernama Valentina Tereshkova untuk mengorbit bumi pada Juni 1963. Valentina Tereshkova menjalankan misinya menggunakan pesawat Volstok VI.

Baca juga: Dampak Perang Dingin di Berbagai Bidang

Astronaut Amerika Serikat

Amerika Serikat mulai mengembangkan teknologi luar angkasa dengan membentuk badan antariksa bernama National Aeronautics and Space Administration (NASA) pada tahun 1958.

Dilansir dari situs NASA, Pada 5 Mei 1961, Amerika Serikat berhasil mengirimkan Alan B. Shephard untuk mengorbit bumi menggunakan pesawat Freedom 7.

Selanjutnya, NASA mencetuskan program Apollo 1 dengan misi pendaratan pendaratan pertama di bulan pada 27 Januari 1967.

Dalam program Apollo 1, NASA mengirimkan 3 astronout bernama Edward White, Virgil Grissom dan Roger Chaffee. Namun, misi ini mengalami kegagalan karena pesawat Apollo mengalami kebakaran dan ketiga astronout NASA tersebut meninggal.

Pada Juli 1969, Amerika Serikat kembali mencoba untuk mendaratkan manusia pertama di bulan dengan meluncurkan program Apollo 11. Amerika Serikat mengirimkan Neil Amstrong, Buzz Aldrin dan Michael Collins untuk melaksanakan program Apollo 11.

Pada 16 Juli 1969, Neil Amstrong, Buzz Aldrin dan Micahel Collins berhasil menjalankan misi Apollo 11 dan menjadi manusia pertama di dunia yang berhasil mendarat di Bulan.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 50 Tahun Misi Apollo 11


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.