Kompas.com - 22/12/2020, 12:56 WIB
perjuangan perempuan kemdikbud.go.idperjuangan perempuan

KOMPAS.com - Perjuangan pergerakan kemerdekaan di Indonesia tidak hanya didominasi oleh kaum pria, namun juga kaum perempuan.

Peran perempuan dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia dapat kita telusuri melalui eksistensi organisasi pergerakan perempuan pada awal abad ke-20 Masehi.

Dalam buku Sejarah Indonesia Modern: 1200-2004 (2005) karya M.C Ricklefs, latar belakang munculnya organisasi pergerakan perempuan di Indonesia berkaitan dengan penerapan kebijakan Politik Etis oleh pemerintah kolonial Belanda.

Penerapan Politik Etis pada awal abad ke-20 Masehi telah menciptakan banyak pembaharuan-pembaharuan penting yang identik dengan unsur modernitas.

Baca juga: Istri Sedar: Pergerakan Politik Perempuan Pertama di Indonesia

Hal tersebut berhasil memberikan kesadaran terhadap kaum perempuan Indonesia untuk turut berjuang demi kesejahteraan dan kemerdekaan bangsa.

Tujuan pergerakan organisasi perempuan di Indonesia adalah untuk memajukan status perempuan pribumi di bidang sosial, politik dan pendidikan.

Dengan begitu, perempuan-perempuan Indonesia mampu memberikan kontribusi yang besar bagi perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Putri Mardika

Pada tahun 1912, muncul organisasi perempuan pertama di Indonesia bernama Putri Mardika. Putri Mardika bertujuan untuk membimbing perempuan bumiputra dalam menempuh pendidikan.

Selain itu, Putri Mardika juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup perempuan Indonesia.

Baca juga: Opu Daeng Risadju, Pahlawan Perempuan dari Sulawesi Selatan

Putri Mardika menerapkan program beasiswa untuk menunjang pendidikan kaum perempuan bumiputra. Organisasi ini juga aktif dalam menerbitkan majalah Putri Mardika untuk menyebarluaskan gagasan perempuan berdikari.

Tokoh-tokoh Putri Mardika kerap menggunakan gagasan-gagasan R.A Kartini sebagai dasar pergerakan organisasi.

Tokoh-tokoh utama penggerak organisasi Putri Mardika adalah Sabaruddin, R.A Sutinah, Joyo Pranoto, Rr. Rukmini, dan Sadikun Tondokusumo.

Kartini Fonds

Kartini Fonds atau Dana Kartini merupakan organisasi pergerakan perempuan yang didirikan pada 27 Juni 1913 di kota Den Haag, Belanda.

Dalam buku Kartini: Sebuah Biografi (1983) karya Soeroto, Kartini Fonds didirikan atas prakarsa dari penganut kebijakan Politik Etis bernama Ny. C. Th. Van Deventer.

Baca juga: Marie Thomas, Dokter Perempuan Pertama di STOVIA

Kartini Fonds bertujuan untuk memajukan pendidikan kaum perempuan bumiputra melalui program pendirian sekolah-sekolah alternatif bernama Sekolah Kartini.

Program ini dapat terealisasi pada tahun 1913 dengan pendirian Sekolah Kartini di Semarang dan Jakarta.

Pada perkembangannya, eksistensi Sekolah Kartini terus berkembang luas hingga tersebar ke seluruh kota Jawa seperti Cirebon, Indramayu, Surabaya, Pekalongan, Malang, Madiun, dan lainnya.

Keberhasilan program pendidikan Sekolah Kartini memiliki dampak yang besar bagi kelahiran organisasi pergerakan perempuan di Indonesia.

Sekolah Kartini mampu melahirkan kader-kader perempuan di berbagai daerah yang nantinya menjadi pendiri organisasi perempuan seperti Wanita Taman Siswa, Wanito Utomo, Aisyiyah, dan lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piramida Penduduk: Ekspansif, Stasioner, dan Konstruktif

Piramida Penduduk: Ekspansif, Stasioner, dan Konstruktif

Skola
Contoh Dialog Asking and Giving Opinion

Contoh Dialog Asking and Giving Opinion

Skola
Contoh Soal Mencari Persamaan Garis Lurus yang Melalui Suatu Titik

Contoh Soal Mencari Persamaan Garis Lurus yang Melalui Suatu Titik

Skola
Rumus Persamaan Garis Lurus dari Titik yang Dilaluinya

Rumus Persamaan Garis Lurus dari Titik yang Dilaluinya

Skola
Keuntungan Letak Geografis Indonesia

Keuntungan Letak Geografis Indonesia

Skola
Melaporkan Percobaan

Melaporkan Percobaan

Skola
Asteroid, Batuan di Tata Surya

Asteroid, Batuan di Tata Surya

Skola
Cara Menentukan Gradien dari Persamaan Garis

Cara Menentukan Gradien dari Persamaan Garis

Skola
Perubahan Sosial Budaya dan Bentuknya

Perubahan Sosial Budaya dan Bentuknya

Skola
Hari Kebangkitan Nasional, Bangkitnya Nasionalisme

Hari Kebangkitan Nasional, Bangkitnya Nasionalisme

Skola
Pengertian Persepsi dalam Komunikasi

Pengertian Persepsi dalam Komunikasi

Skola
Organ Luar Manusia

Organ Luar Manusia

Skola
Tokoh Kebangkitan Nasional

Tokoh Kebangkitan Nasional

Skola
Pengertian Wawancara dalam Jurnalistik dan 3 Macam Prosesnya

Pengertian Wawancara dalam Jurnalistik dan 3 Macam Prosesnya

Skola
Teori Pelanggaran Harapan, Harapan akan Perilaku Nonverbal Orang Lain

Teori Pelanggaran Harapan, Harapan akan Perilaku Nonverbal Orang Lain

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.