Kebudayaan Nasional: Definisi dan Bentuknya

Kompas.com - 15/12/2020, 17:53 WIB
Upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melestarikan gandrung dimulai dengan memperkenalkan tari tersebut kepada khalayak. Sebanyak 1.053 pasang penari gandrung dilibatkan dalam Paju Gandrung Sewu di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (23/11/2013). KOMPAS/ADI SUCIPTOUpaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melestarikan gandrung dimulai dengan memperkenalkan tari tersebut kepada khalayak. Sebanyak 1.053 pasang penari gandrung dilibatkan dalam Paju Gandrung Sewu di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (23/11/2013).

KOMPAS.com – Setiap negara di dunia pasti memiliki berbagai jenis kebudayaan yang berasal dari kehidupan masyarakatnya.

Dari sekian jenis kebudayaan yang ada, pasti ada beberapa kebudayaan yang menjadi ciri khas suatu negara. Kebudayaan inilah yang disebut sebagai kebudayaan nasional.

Menurut Koentjaraningrat dalam buku Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan (2004),  kebudayaan nasional adalah suatu kebudayaan yang didukung oleh sebagian besar warga suatu negara, memiliki syarat mutlak yang khas dan dibanggakan, serta memberikan identitas terhadap negara dan warga negara.

Apabila dikaitkan dengan negara Indonesia, maka kebudayaan nasional Indonesia adalah budaya yang dihasilkan oleh bangsa Indonesia sejak zaman dahulu hingga kini sebagai suatu karya yang khas dan dibanggakan, serta mencerminkan jati diri dan identitas bangsa Indonesia.

Baca juga: Metode Pendekatan dalam Ilmu Antropologi

Kebudayaan nasional Indonesia sesungguhnya dibentuk oleh berbagai kebudayaan lokal. Jadi, kebudayaan nasional Indonesia merupakan puncak kebudayaan lokal yang ada di seluruh daerah Indonesia.

Meskipun begitu, tidak semua kebudayaan lokal bisa menjadi kebudayaan nasional Indonesia. Kebudayaan lokal bisa diangkat menjadi kebudayaan nasional apabila kebudayaan tersebut bisa mengakumulasi nilai atau dapat diterima masyarakat secara nasional.

Bentuk kebudayaan nasional Indonesia

Dalam buku Dasar-Dasar Ilmu Budaya (2019) karya Isma Tantawi, dijelaskan beberapa bentuk kebudayaan nasional Indonesia, yaitu:

  • Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia merupakan dianggap sebagai kebudayaan nasional karena menggambarkan kepribadian bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia berasal dari salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia, yaitu Bahasa Melayu.

Baca juga: Folklor: Definisi, Ciri-Ciri, dan Bentuknya

Bahasa Melayu diangkat menjadi Bahasa Indonesia karena beberapa alasan, yaitu:

  1. Bahasa Melayu sudah digunakan menjadi bahasa pengantar antar suku di Indonesia sebelum akhirnya disahkan menjadi Bahasa Indonesia.
  2. Bahasa Melayu tidak mempunyai versi atau tingkatan.
  3. Bahasa Melayu bersifat sederhana dan mudah dipelajari.
  4. Bahasa Melayu mudah beradaptasi sehingga bisa diikuti dan dipahami oleh semua suku di Indonesia.
  • Musyawarah

Sistem musyawarah untuk mengambil keputusan hampir digunakan oleh semua suku bangsa di Indonesia. Oleh sebab itulah, musyawarah diangkat menjadi kebudayaan nasional.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X