Kompas.com - 13/12/2020, 12:56 WIB

KOMPAS.com - Central Treaty Near East Organization (CENTO) merupakan aliansi pertahanan dan keamanan di wilayah Timur Tengah.

Aliansi CENTO berawal dari Pakta Baghdad yang terdiri dari Irak, Turki, Inggris, Pakistan dan Iran. Pakta Baghdad terbentuk pada 24 Februari 1955.

Namun, keutuhan aliansi Pakta Baghdad tidak bertahan lama karena Irak keluar dari keanggotaan pada tahun 1959.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), pasca keluarnya Irak dari Pakta Baghdad, Amerika Serikat ikut bergabung dalam Pakta Baghdad sebagai anggota tetap pada tahun 1959.

Pada perkembangannya, Pakta Baghdad berubah nama menjadi Central Treaty Near East Organization (CENTO).

Baca juga: Sejarah NATO

Di bawah pengaruh Blok Barat, CENTO memindahkan markas besar mereka dari kota Baghdad (Irak) menuju ke kota Ankara di Turki.

Tujuan CENTO

Tujuan pembentukan CENTO berkaitan dengan situasi Perang Dingin yang sedang berlangsung antara Blok Barat dan Blok Timur. Beberapa tujuan CENTO, sebagai berikut:

  • Membendung pengaruh komunisme di kawasan Timur Tengah.
  • Mencegah ekspansi Uni Soviet di kawasan penghasil minyak Timur Tengah.
  • Mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
  • Saling bekerja sama dalam permasalahan pertahanan dan keamanan.

Sebagai organisasi pertahanan, CENTO memiliki struktur komando militer dan pasukan tempur.

Dengan kekuatan militer gabungan, CENTO berhasil memperoleh beberapa keberhasilan dalam bidang pertahanan dan keamanan Timur Tengah.

Baca juga: Sejarah Pan-Islamisme: Tujuan dan Pengaruhnya

Keberhasilan CENTO dalam menjaga keamanan kawasan Timur Tengah, yaitu:

  • Menengahi masalah perbatasan antara Irak dan Persia
  • Berperan aktif dalam penyelesaian masalah antara negara Pakistan dan India
  • Menengahi sengketa wilayah pulau Siprus antara Turki dan Yunani
  • Mengirimkan bantuan dalam bentuk pasukan keamanan dan logistik bagi negara-negara Timur Tengah yang sedang berkonflik

Pembubaran

CENTO secara resmi dibubarkan pada tahun 1979. Dalam buku Bara Timur Tengah (1991) karya Riza Shihbudi, pembubaran CENTO berkaitan erat dengan peristiwa Revolusi Islam Iran yang berlangsung pada tahun 1978-1979.

Pasca Revolusi Islam Iran, gejolak politik kawasan Timur Tengah semakin memanas. Hal tersebut mengakibatkan pecahnya persatuan dan kesatuan antara anggota CENTO.

Baca juga: Sejarah Kebudayaan Sa-Huynh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.