Contoh Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Kompas.com - 04/12/2020, 19:54 WIB
Kalimat efektif dan kalimat tidak efektif Kalimat efektif dan kalimat tidak efektif

KOMPAS.com - Dalam mengasah keterampilan menulis, menguasai kalimat efektif sangat penting. Terutama untuk ragam penulisan yang baku atau nonfiksi.

Dilansir dari H. Dalman dalam Kreatif Menulis (2016), kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki potensi untuk menyampaikan pesan, ide, gagasan, atau informasi secara utuh, jelas dan tepat sehingga pembaca dapat memahami maksud yang diungkapkan penulis.

Salah satu faktor yang mempengaruhi kesalahan dalam menulis kalimat efektif adalah pengaruh bahasa sehari-hari. Penggunaan ragam bahasa tulis dan bahasa lisan berbeda.

Bila bahasa sehari-hari, seperti bahasa daerah dituangkan dalam menulis kalimat bahasa Indonesia, seringkali strukturnya tidak sesuai dengan kaidah penulisan kalimat efektif.

Salah satu cara untuk mempelajari kalimat efektif adalah dengan banyak membaca. Contoh-contoh berikut menunjukkan mana kalimat efektif dan mana kalimat tidak efektif:

Baca juga: Kalimat Tunggal dan Majemuk: Ciri-ciri dan Contohnya

Pagi makan soto lahap Si Anita tadi. (tidak efektif)
Tadi pagi, Si Anita makan soto dengan lahap. (efektif)

Dilemparkannya bola sampai kena jendela, pecah kaca dibikinnya. (tidak efektif)
Bola dilempar sampai kaca jendela pecah. (efektif)

Diambil ayah motor itu sejak pagi. (tidak efektif)
Motor itu diambil ayah sejak pagi. (efektif)

Dompetnya Bagus hilangnya di pasar. (tidak efektif)
Dompet Bagus hilang di pasar. (efektif)

Disebut juga sinonim persamaan kata itu. (tidak efektif)
Persamaan kata disebut juga sinonim. (efektif)

Aku mendapat tugas mencuci piring, baju dijemur, dan pekarangan tersirami. (tidak efektif)
Aku mendapat tugas mencuci piring, menjemur baju, dan menyirami pekarangan. (efektif)

Uang asli atau palsu dapat dideteksi dengan dilihat, meraba, dan terawang. (tidak efektif)
Uang asli atau palsu dapat dideteksi dengan dilihat, diraba, dan diterawang. (efektif)

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Datar

Skola
Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Ruang

Ciri-Ciri dan Sifat Bangun Ruang

Skola
Tekanan Hidrostatis

Tekanan Hidrostatis

Skola
Teori Pasang Surut Gas

Teori Pasang Surut Gas

Skola
Macam-Macam Tangga Nada dan Contoh Lagunya

Macam-Macam Tangga Nada dan Contoh Lagunya

Skola
Tangga Nada Pentatonis dan Diatonis

Tangga Nada Pentatonis dan Diatonis

Skola
Jenis Suara Manusia: Sopran, Alto, Tenor, Baritone, dan Bass

Jenis Suara Manusia: Sopran, Alto, Tenor, Baritone, dan Bass

Skola
Rumah Dulohupa, Rumah Adat Gorontalo

Rumah Dulohupa, Rumah Adat Gorontalo

Skola
Mutual Security Act, Penyebab Kejatuhan Kabinet Sukiman

Mutual Security Act, Penyebab Kejatuhan Kabinet Sukiman

Skola
Rumah Walewangko, Rumah Adat Minahasa

Rumah Walewangko, Rumah Adat Minahasa

Skola
Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Rumah Bubungan Tinggi, Rumah Tradisional Kalimantan Selatan

Skola
Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Contoh Manfaat Sumber Daya Alam bagi Kehidupan Manusia

Skola
Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Menentukan Pasangan Asam Basa Konjugasi

Skola
Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah Lamin, Rumah Adat Kalimantan Timur

Skola
Teori Asal-Usul Kehidupan

Teori Asal-Usul Kehidupan

Skola
komentar
Close Ads X