Kompas.com - 03/12/2020, 16:53 WIB

KOMPAS.com – Salah satu pelaku dalam pasar modal adalah investor yang melakukan kegiatan investasi. Sebenarnya apa itu kegiatan investasi?

Dilansir dari buku Pasar Modal (2017) karya Eduardus Tandelilin, investasi adalah komitmen untuk menempatkan sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan memeroleh sejumlah keuntungan di masa mendatang.

Investasi biasanya berhubungan dengan kegiatan menempatkan sejumlah dana pada aset riil, seperti tanah, emas, mesin, dan bangunan maupun pada aset finansial seperti deposito, saham, reksa dana, atau obligasi.

Pihak-pihak yang melakukan kegiatan investasi disebut sebagai investor. Investor dibedakan menjadi dua jenis, yaitu investor individual dan investor institusional.

Baca juga: Pungutan Resmi Selain Pajak

Investor individual merupakan individu-individu yang melakukan kegiatan investasi. Sedangkan investor institusional merupakan lembaga-lembaga atau perusahaan yang melakukan kegiatan investasi.

Perusahaan tersebut biasanya terdiri atas perusahaan asuransi, lembaga penyimpan dana, lembaga dana pensiun, maupun perusahaan investasi.

Pada dasarnya, seorang investor yang melakukan kegiatan investasi dengan membeli sejumlah saham pada saat ini, akan berharap memeroleh keuntungan dari kenaikan harga saham ataupun sejumlah dividen di masa yang akan datang.

Jenis-jenis investasi

Dalam buku Investasi dan Pasar Modal Indonesia (2018) karya Gusti Ayu dan Diota Prameswari, dijelaskan beberapa jenis investasi, yaitu:

  • Investasi kekayaan riil

Merupakan kegiatan investasi yang dilakukan pada aset yang tampak secara nyata. Misalnya tanah, bangunan, apartemen, ruko, dan sebagainya.

Baca juga: Modal: Defisini dan Jenis-Jenisnya

  • Investasi keuangan

Merupakan kegiatan investasi yang dilakukan pada surat-surat berharga, baik yang ada di pasar uang seperti deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) maupun surat berharga di pasar modal, seperti saham, reksa dana, obligasi.

  • Investasi kekayaan pribadi yang tampak

Merupakan kegiatan investasi yang dilakukan pada benda-benda seperti emas, perak, berlian, dan barang antik. Termasuk juga benda-benda seni seperti lukisan dan sebagainya.

  • Investasi komoditas

Merupakan kegiatan investasi yang dilakukan pada komoditas dalam artian barang, seperti kopi, kelapa sawit, dan lain-lain. Investasi pada aspek ini disebut juga sebagai perdagangan berjangka.

Baca juga: Jenis-Jenis Belanja Negara

Tujuan investasi

Berikut beberapa tujuan melakukan kegiatan investasi, yaitu:

  • Untuk memeroleh kehidupan yang lebih layak di masa mendatang.
  • Mengurangi tekanan inflasi
  • Dorongan untuk menghemat pajak
  • Ikut memberikan andil bagi pembangunan negara
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makna Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Makna Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Skola
Perkembangbiakan Tumbuhan secara Vegetatif Buatan

Perkembangbiakan Tumbuhan secara Vegetatif Buatan

Skola
5 Pulau Besar di Indonesia

5 Pulau Besar di Indonesia

Skola
Apakah Hujan Meteor Berbahaya?

Apakah Hujan Meteor Berbahaya?

Skola
6 Bencana Akibat Ulah Manusia

6 Bencana Akibat Ulah Manusia

Skola
Rantai Makanan Detritus: Pengertian dan Contohnya

Rantai Makanan Detritus: Pengertian dan Contohnya

Skola
Hipotesis Nol dan Hipotesis Alternatif

Hipotesis Nol dan Hipotesis Alternatif

Skola
Alasan Terjadinya Perubahan Sosial

Alasan Terjadinya Perubahan Sosial

Skola
Apa Saja Fungsi Peraturan Pemerintah?

Apa Saja Fungsi Peraturan Pemerintah?

Skola
4 Fungsi Bahasa Indonesia Baku

4 Fungsi Bahasa Indonesia Baku

Skola
Tujuan Organisasi Budi Utomo

Tujuan Organisasi Budi Utomo

Skola
Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Etatisme

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Etatisme

Skola
Bedanya Simpati dan Empati

Bedanya Simpati dan Empati

Skola
Sistematika Penulisan Laporan Penelitian

Sistematika Penulisan Laporan Penelitian

Skola
Konjungsi Penjumlahan: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Konjungsi Penjumlahan: Pengertian dan Contoh Kalimatnya

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.