Contoh Percakapan Pengalaman Sehari-hari dalam Bahasa Inggris

Kompas.com - 02/12/2020, 14:14 WIB
ilustrasi teman beer5020ilustrasi teman

KOMPAS.com – Berbagi pengalaman atau to share our experience sering ditemui di kehidupan sehari-hari. 

To share our experience maksudnya adalah menceritakan atau membagi pengalaman kita. Pengalaman berarti sudah berlalu sehingga kita biasa menggunakan simple past tense atau kata kerja bentuk lampau.

Selain itu, pengalaman juga biasa diceritakan secara kronologis atau urut. Maka kita bisa menggunakan penghubung seperti “then”, “so”, “after that”, dan lain-lain.

Berikut contoh dialog untuk membagi pengalaman dalam bahasa Inggris:

Contoh dialog 1
Ami: Hi, Rina. What is this?
Rina: Oh, this is batik.
Ami: Wow, you made batik? How did you make it?
Rina: Actually I didn’t have idea to make this. But few days ago my aunt brought me some batik kits because she just got back from Solo. Then my mom asked me to make batik. We had unused plain fabrics. After that, my mom taught me how to make batik. It was the simple one so I learned quickly. This is my first batik and I think it’s quite nice.
Ami: Yes, it’s pretty. Do you want to teach me?
Rina: Of course. You can also use my canting and wax if you want to.

Terjemahan
Ami: Hai, Rina. Ini apa?
Rina: Oh, ini batik.
Ami: Wah, kamu membuat batik? Bagaimana kamu membuatnya?
Rina: Sebenarnya aku tidak punya ide untuk membuat ini. Tapi beberapa hari yang lalu bibiku membawakanku kit batik karena dia baru saja kembali dari Solo. Kemudian ibuku mengajakku untuk membuat batik. Kita punya kain polos yang tidak terpakai. Setelah itu, ibuku mengajariku cara membuat batik. Itu yang sederhana jadi aku belajar dengan cepat. Ini batik pertamaku dan aku rasa cukup bagus.
Ami: Ya, itu cantik. Apa kamu mau mengajariku?
Rina: Tentu. Kamu bisa menggunakan canting dan lilinku jika kamu mau.

Baca juga: Contoh Dialog to Communicate States and Events in Progress

Contoh dialog 2
Heri: Toni, let’s go to the circus tomorrow. I think it is fun.
Toni: No, I don’t want to. I don’t go to a circus since I was 4 years old.
Heri: Why? I think it is cool.
Toni: Yeah, but not until I saw someone dress up as a clown.
Heri: Tell me about it.
Toni: It was a summer time when my parents asked me and my brother to go the circus. It was fun in the beginning. I saw from the far in the stands so I couldn’t see clearly how the clowns looked like. But then when we were going to go home, some people who dressed up as clowns passed in front of me and dropped several properties they brought. When I saw it, I immediately helped them to pick up the things. After that, they turned to me to say thanks, but they were so close and their makeup was so scary. I ran to my dad and cried. Since then, I never go to the circus anymore.
Toni: Hahaha. I think clowns are funny but you find them scary. It’s okay. I’ll ask the others to accompany me.

Terjemahan
Heri: Toni, ayo besok kita ke sirkus. Aku pikir itu menyenangkan.
Toni: Tidak, aku tidak mau. Aku tidak pergi ke sirkus sejak aku berusia 4 tahun.
Heri: Kenapa? Aku rasa itu keren.
Toni: Ya, tapi tidak sampai aku melihat seseorang berdandan sebagai badut.
Heri: Ceritakan tentang itu.
Toni: Saat itu musim panas ketika orang tuaku mengajakku dan kakakku untuk pergi ke sirkus. Awalnya menyenangkan. Aku melihat dari jauh di tribun jadi aku tidak bisa melihat dengan jelas bagaimana penampilan badutnya. Tapi kemudian ketika kami akan pulang, beberapa orang yang berpenampilan badut lewat di depanku dan menjatuhkan beberapa properti yang mereka bawa. Ketika aku melihatnya, aku langsung membantu mereka mengambil barang-barang itu. Setelah itu, mereka menoleh padaku untuk mengucapkan terima kasih, tapi mereka sangat dekat dan riasan mereka sangat menakutkan. Aku berlari ke ayahku dan menangis. Sejak saat itu, aku tidak pernah pergi ke sirkus lagi.
Toni: Hahaha. Aku pikir badut itu lucu tetapi kamu menganggapnya menakutkan. Tidak masalah. Aku akan meminta yang lain untuk menemaniku.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Sejahtera: Konsep, Indikator, dan Tahapannya

Keluarga Sejahtera: Konsep, Indikator, dan Tahapannya

Skola
Apakah yang Akan Akan Terjadi pada Daerah yang Tidak Subur?

Apakah yang Akan Akan Terjadi pada Daerah yang Tidak Subur?

Skola
Manfaat Hewan bagi Lingkungan Sekitarnya

Manfaat Hewan bagi Lingkungan Sekitarnya

Skola
Urutan Organisasi Kehidupan dari Terkecil ke Terbesar

Urutan Organisasi Kehidupan dari Terkecil ke Terbesar

Skola
Fungsi Kaca pada Termos

Fungsi Kaca pada Termos

Skola
2 Teknik Pembuatan Kerajinan Tekstil

2 Teknik Pembuatan Kerajinan Tekstil

Skola
Akibat dari Sikap Tanggung Jawab

Akibat dari Sikap Tanggung Jawab

Skola
Jahit Aplikasi: Pengertian, Alat dan Bahannya

Jahit Aplikasi: Pengertian, Alat dan Bahannya

Skola
Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Skola
Jenis dan Karakteristik Kerajinan Tekstil

Jenis dan Karakteristik Kerajinan Tekstil

Skola
Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Skola
Sikap Tanggung Jawab Siswa di Sekolah

Sikap Tanggung Jawab Siswa di Sekolah

Skola
Contoh Tari Kontemporer dan Penciptanya

Contoh Tari Kontemporer dan Penciptanya

Skola
3 Unsur dalam Seni Tari: Wiraga, Wirama, Wirasa

3 Unsur dalam Seni Tari: Wiraga, Wirama, Wirasa

Skola
Pengertian dan Jenis Tari Kreasi

Pengertian dan Jenis Tari Kreasi

Skola
komentar
Close Ads X