Sejarah Krisis Yaman (1992)

Kompas.com - 02/12/2020, 14:13 WIB
Ibu kota Yaman, Sanaa. WikipediaIbu kota Yaman, Sanaa.

KOMPAS.com - Republik Yaman adalah unifikasi (penyatuan) antara Yaman Utara dan Yaman Selatan pada tahun 1990. Pasca unifikasi, Yaman dilanda konflik dan krisis yang berlangsung hingga sekarang.

Krisis Yaman secara kronologis dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebelum fenomena Arab Spring dan setelah Arab Spring. Arab Spring merupakan gelombang gerakan revolusioner yang pertama kali dikenal di Tunisia pada Desember 2010.

Fenomena Arab Spring pada perkembangannya memperburuk kondisi krisis di Yaman pada sekitar tahun 2011.

Krisis Yaman sebelum Arab Spring

Dalam jurnal Balance of Power dalam Intervensi Arab Saudi pada Konflik Yaman (2020) karya Ahmad Naufal Farras, krisis Yaman berawal dari krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1992.

Baca juga: Sejarah Konflik Palestina dan Israel

Krisis ekonomi tersebut menimbulkan konflik antara Ali Abdullah Saleh (Presiden Yaman Utara) dan Ali Salem al-Beidh (Presiden Yaman Selatan).

Konflik pada tahun 1992 dimenangkan oleh Ali Abdullah Saleh. Kekalahan tersebut memaksa Ali Salem al-Beidh untuk keluar dari ibukota Sana’a dan menuju ke Aden di kawasan selatan Yaman.

Pada tahun 1994, terjadi perang saudara di kawasan Yaman Utara. Perang saudara ini melibatkan golongan pro serikat utara dan golongan separatis sosialis Yaman Selatan bernama Al-Houthi.

Al-Houthi menentang sikap pemerintah Yaman yang pro dengan negara-negara Barat seperti Inggris dan Amerika Serikat. Selain itu, pemimpin Al-Houthi bernama Badruddin al Hutsi menuduh presiden Ali Abdullah Saleh melakukan korupsi dengan skala yang masif.

Pada perkembangannya, Al-Houthi mendapatkan dukungan dari Iran untuk melakukan gerakan revolusi di Yaman.

Baca juga: Peristiwa Perang Teluk II (1990-1991)

Krisis Yaman setelah Arab Spring

Pasca krisis ekonomi dan anjloknya harga minyak dunia, Yaman dihadapkan dengan peristiwa Arab Spring.

Halaman:

Sumber UN.org
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menghitung Volume Tabung

Cara Menghitung Volume Tabung

Skola
Cara Menghitung Keliling Trapesium

Cara Menghitung Keliling Trapesium

Skola
Keragaman Aktivitas Ekonomi di Indonesia

Keragaman Aktivitas Ekonomi di Indonesia

Skola
Tari Andun, Tarian Pesta Perkawinan di Bengkulu

Tari Andun, Tarian Pesta Perkawinan di Bengkulu

Skola
Jenis Nyamuk Penghisap Darah Manusia

Jenis Nyamuk Penghisap Darah Manusia

Skola
Penyebab Terjadinya Perlawanan Terhadap Bangsa Portugis

Penyebab Terjadinya Perlawanan Terhadap Bangsa Portugis

Skola
Tari Tarek Pukat, Terinspirasi dari Nelayan di Aceh

Tari Tarek Pukat, Terinspirasi dari Nelayan di Aceh

Skola
Tari Kecak, Tari Tradisional Bali dengan 50 Penari Pengiring

Tari Kecak, Tari Tradisional Bali dengan 50 Penari Pengiring

Skola
Tari Seudati, Tarian Pengikat Tali Persaudaraan di Aceh

Tari Seudati, Tarian Pengikat Tali Persaudaraan di Aceh

Skola
Ragam Gerak Tari Tunggal

Ragam Gerak Tari Tunggal

Skola
Rumus Keliling Jajar Genjang

Rumus Keliling Jajar Genjang

Skola
Menjaga Lingkungan dari Sampah Plastik

Menjaga Lingkungan dari Sampah Plastik

Skola
Cara Menghitung Volume Bola

Cara Menghitung Volume Bola

Skola
Cara Menghitung Volume Prisma

Cara Menghitung Volume Prisma

Skola
Faktor Penyebab Terjadinya Gerakan Air Laut

Faktor Penyebab Terjadinya Gerakan Air Laut

Skola
komentar
Close Ads X