Peristiwa Perang Teluk II (1990-1991)

Kompas.com - 01/12/2020, 19:58 WIB
Perang Teluk Persia: Sebuah F-14 AS yang terbang di atas sumur minyak Kuwait yang dibakar dengan mundurnya pasukan Irak selama Operasi Badai Gurun, 1 Agustus 1991. britannica.comPerang Teluk Persia: Sebuah F-14 AS yang terbang di atas sumur minyak Kuwait yang dibakar dengan mundurnya pasukan Irak selama Operasi Badai Gurun, 1 Agustus 1991.

Pada 29 November 1990, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menuntut Irak untuk keluar dari Kuwait. Namun, tuntutan tersebut tidak diindahkan oleh Irak.

Pada tanggal 17 Januari 1991, pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat membombardir instalasi pemerintah dan militer Irak.

Penyerangan terhadap Irak terus berlangsung hingga 28 Februari 1991. Pada tanggal tersebut, kekuatan militer Irak sudah mencapai batasnya dan Saddam Husein menyetujui gencatan senjata.

Baca juga: Sejarah Runtuhnya Yugoslavia

Dampak Perang Teluk II

Perang Teluk II membawa dampak negatif bagi Irak dan beberapa negera Timur Tengah. Berikut beberapa dampak Perang Teluk II:

  • Irak dikucilkan diseluruh sektor kehidupan Internasional
  • Adanya upaya penggulingan pemerintahan Saddam Husein oleh organisasi
  • Tersendatnya ekonomi Kuwait karena kehancuran tambang minyak
  • Memanasnya iklim politik di kawasan Timur Tengah, seperti Palestina dan Mesir

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X