Pembagian Kelas Kategori Pra-Remaja dalam Pertandingan Pencak Silat

Kompas.com - 01/12/2020, 15:45 WIB
Pesilat pemula bertanding dalam even Tugu Muda Championsip 2 di GOR Pandanaran Wujil Kabupaten Semarang KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPesilat pemula bertanding dalam even Tugu Muda Championsip 2 di GOR Pandanaran Wujil Kabupaten Semarang

KOMPAS.com - Pencak silat merupakan olahraga bela diri khas Indonesia. Pencak silat sering dipertandingkan, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Tidak hanya membutuhkan keterampilan teknik yang mumpuni, pencak silat juga membutuhkan pelatihan yang rutin dan panjang sebagai persiapan pertandingan.

Sebelum mengikuti ajang tanding, para pesilat harus mengetahui dan menaati peraturan pertandingan dalam pencak silat.

Salah satu poin penting dalam peraturan pertandingan pencak silat adalah tentang pembagian kelas sesuai dengan klasifikasi bobot para pesilat.

Baca juga: Peraturan Dasar Pertandingan Pencak Silat

Pencak silat memiliki beberapa pembagian kelas dalam mengadakan pertandingannya.

Apa sajakah jenis pembagian kelas dalam pertandingan pencak silat?

Dilansir dari situs My Active SG, dalam pertandingan pencak silat khusus untuk kategori tanding membutuhkan klasifikasi bobot para pesertanya.

Untuk kategori tunggal, ganda serta regu, pertandingannya bersifat terbuka. Tiga kategori ini hanya membutuhkan perbedaan usia serta jenis kelamin saja.

Sebelum bertanding, para peserta harus mengikuti dua kali penimbangan berat badan.

Peserta diwajinkan memakai kostum silat kering dan tidak boleh memakai pelindung tubuh.

Selain itu, para peserta juga tidak boleh mengenakan sabuk pada saat penimbangan. Seluruh peserta harus melakukan penimbangan di hadapan wasit atau juri.

Jika karena suatu alasan yang dapat diterima, seorang peserta tidak bisa mengikuti penimbangan pertama, maka namanya akan tetap ikut dalam pengundian.

Baca juga: Taktik dan Strategi dalam Pencak Silat

Peserta tersebut harus tetap mengikuti penimbangan kedua dan lolos, baru diperbolehkan mengikuti pertandingan.

Berikut adalah pembagian kelas untuk kategori pra-remaja putra dan putri dalam pertandingan pencak silat:

Jenis kelas Kategori tanding: pra-remaja putra Jenis kelas Kategori tanding: pra-remaja putri
Kelas A 28 kg hingga 30 kg Kelas A 28 kg hingga 30 kg
Kelas B lebih dari 30 kg hingga 32 kg Kelas B lebih dari 30 kg hingga 32 kg
Kelas C lebih dari 32 kg hingga 34 kg Kelas C lebih dari 32 kg hingga 34 kg
Kelas D lebih dari 34 kg hingga 36 kg Kelas D lebih dari 34 kg hingga 36 kg
Kelas E lebih dari 36 kg hingga 38 kg Kelas E lebih dari 36 kg hingga 38 kg
Kelas F lebih dari 38 kg hingga 40 kg Kelas F lebih dari 38 kg hingga 40 kg
Kelas G lebih dari 40 kg hingga 42 kg Kelas G lebih dari 40 kg hingga 42 kg
Kelas H lebih dari 42 kg hingga 44 kg Kelas H lebih dari 42 kg hingga 44 kg
Kelas I lebih dari 44 kg hingga 46 kg Kelas I lebih dari 44 kg hingga 46 kg
Kelas J lebih dari 46 kg hingga 48 kg Free class lebih dari 46 kg
Kelas K lebih dari 48 kg hingga 50 kg    
Kelas L lebih dari 50 kg hingga 52 kg    
Free class lebih dari 52 kg    

Baca juga: Teknik Dasar Pencak Silat

Untuk kategori tanding pra-remaja putra dan pra-remaja putri memiliki perbedaan pembagian kelas. Jika melihat tabel di atas, pembagian kelas untuk pra-remaja putra lebih banyak.

Sedangkan untuk kategori pra-remaja putri, pembagian kelasnya hingga bobot 46 kg. Untuk pra-remaja putra hingga 52 kg.

Setelah berat 46 kg dan 52 kg, para peserta kategori tanding pra-remaja akan masuk dalam free class


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Skola
Apa Itu Endosimbiosis?

Apa Itu Endosimbiosis?

Skola
Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Skola
Sejarah Lahirnya Musik Barat

Sejarah Lahirnya Musik Barat

Skola
Pola Pengembangan Paragraf

Pola Pengembangan Paragraf

Skola
Rumah Panjang, Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Rumah Panjang, Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Skola
Teori Abiogenesis

Teori Abiogenesis

Skola
Efek Emisi Karbon pada Daerah Perairan

Efek Emisi Karbon pada Daerah Perairan

Skola
Pengaruh Penggunaan Pewarna Alami Batik

Pengaruh Penggunaan Pewarna Alami Batik

Skola
4 Teori Terbentuknya Negara

4 Teori Terbentuknya Negara

Skola
Tujuan Utama Kegiatan Pelatihan Pembatik dengan Pewarna Alami

Tujuan Utama Kegiatan Pelatihan Pembatik dengan Pewarna Alami

Skola
Honai, Rumah Adat Provinsi Papua

Honai, Rumah Adat Provinsi Papua

Skola
Rumah Bubungan Lima, Rumah Adat Provinsi Bengkulu

Rumah Bubungan Lima, Rumah Adat Provinsi Bengkulu

Skola
Nuwo Sesat, Rumah Adat Provinsi Lampung

Nuwo Sesat, Rumah Adat Provinsi Lampung

Skola
Cara Mudah Membuat Reklame

Cara Mudah Membuat Reklame

Skola
komentar
Close Ads X