Kompas.com - 26/11/2020, 21:55 WIB
Berselang beberapa detik setelah kontak diposisikan on, maka indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi nol. Inilah waktu yang tepat menyalakan motor injeksi Fachri FachrudinBerselang beberapa detik setelah kontak diposisikan on, maka indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi nol. Inilah waktu yang tepat menyalakan motor injeksi

KOMPAS.com - Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) adalah gerak suatu benda pada lintasan lurus yang percepatannya konstan.

Pada kehidupan sehari-hari, gerak ini dapat kita temui pada gerak mobil di lintasan lurus yang mengalami kecepatan dipercepat yang konstan saat akan menyusul kendaraan lain, atau saat mobil mengalami kecepatan diperlambat yang konstan saat mobil hendak berhenti.

Untuk lebih memahami GLBB, mari kita simak dan kerjakan contoh soal di bawah ini.

Sebuah mobil mula–mula diam. Kemudian mobil dihidupkan dan bergerak dengan percepatan tetap 2 m/s^2. Setelah mobil bergerak selama 10 s, mesinnya dimatikan. Mobil mengalami perlambatan tetap dan mobil berhenti 10 s kemudian. Tentukan jarak yang masih ditempuh mobil mulai dari saat mesin dimatikan sampai berhenti!

  • Diketahui:

Kasus pertama
Vo = 0 m/s
a = 2 m/s^2
t = 10 s
Kasus kedua
t = 10 s
Vt = 0 m/s

Baca juga: Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

  • Ditanyakan:

Jarak yang ditempuh mobil mulai dari mesin dimatikan sampai berhenti (s).

  • Penyelesaian:

Pertama-tama kita harus menentukan kecepatan awal mobil pada kasus kedua, dengan cara mencari kecepatan akhir pada kasus pertama.
Vt = Vo + a.t
Vt = 0 + 2.10
Vt = 20 m/s

Kemudian kita harus menentukan besar perlambatan yang dialami mobil pada kasus kedua.
a = Vt - Vo / t
a = 0 - 20 / 10
a = - 2 m/s^2

Sehingga penyelesaian dalam mencari jarak tempuh mobil pada kasus kedua dapat langsung dimasukkan pada persamaan GLBB.
s = Vot + 1/2 (a)(t^2)
s = (20)(10) - 1/2 (2)(10^2)
s = 200-100
s = 100 m

Baca juga: Perbedaan Gerak Jatuh Bebas, Gerak Vertikal ke Atas dan ke Bawah

(Sumber: Kompas.com/[Risya Fauziyyah], | Editor: [Rigel Raimarda])


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Skola
Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Skola
Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Skola
Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Skola
Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Skola
Kisah Kepunahan Harimau Bali

Kisah Kepunahan Harimau Bali

Skola
Apakah Bangsa Viking Nyata?

Apakah Bangsa Viking Nyata?

Skola
Berapa Usia Matahari?

Berapa Usia Matahari?

Skola
Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Skola
Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Skola
Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Skola
Alat Musik Daerah Maluku

Alat Musik Daerah Maluku

Skola
Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Skola
Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Skola
Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Skola
komentar
Close Ads X