Kompas.com - 26/11/2020, 14:44 WIB
Mekkah, Saudi Arabia.
timesofisrael.comMekkah, Saudi Arabia.

KOMPAS.com - Peristiwa Fathu Mekkah atau Pembebasan Mekkah adalah peristiwa penting Islam yang sangat menentukan bagi keberlangsungan dakwah Islam di Mekkah pasca Hijrah. Pembebasan Mekkah berlangsung pada tahun 8 Hijriah atau 630 Masehi.

Dalam buku Sejarah Islam Klasik (2013) karya Susmihara dan Rahmat, peristiwa Pembebasan Mekkah disebabkan oleh pelanggaran-pelanggaran kaum Quraisy terhadap perjanjian damai Hudaibiyah.

Kaum Quraisy melakukan penyerangan dan pembunuhan terhadap kabilah Bani Khuzaah yang saat itu termasuk dalam golongan yang dilindungi oleh perjanjian Hudaibiyah.

Nabi Muhammad yang mendengar adanya pelanggaran yang dilakukan oleh kaum Quraisy segera merencanakan sebuah perlawanan. Nabi Muhammad bersiap untuk mengerahkan pasukan Islam untuk melakukan perlawanan terhadap kaum Quraisy.

Baca juga: Sejarah Perang Salib I (1096-1270)

Pembebasan Mekkah

Kaum Quraisy yang mendengar akan adanya penyerangan, berusaha untuk melakukan musyawarah dengan pihak muslimin.

Mereka berdalih bahwa tidak mengetahui tentang pembunuhan terhadap Bani Khuuzah. Mereka mengirim Abu Sufyan sebagai utusan, namun ia gagal untuk melakukan perjanjian damai dengan kaum muslimin.

Pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 Hijriah, Nabi Muhammad memimpin 10.000 pasukan Islam dari Madinah menuju Mekkah. Nabi Muhammad mengeluarkan ultimatum kepada kaum Quraisy.

Bagi mereka yang tetap menyarungkan pedang, masuk masjid (lingkungan Kabah) dan masuk rumah Abu Sufyan akan dijamin keamanannya oleh Nabi Muhammad.

Pada peristiwa Pembebasan Mekkah, kaum Quraisy sama sekali tidak melakukan perlawanan terhadap pasukan Islam. Mereka sadar bahwa kekuatan dari kaum muslimin sekarang jauh lebih tangguh daripada tahun-tahun sebelumnya. 

Baca juga: Sejarah Perang Tabuk (630)

Kaum Quraisy masuk Islam

Dalam buku Sejarah Peradaban Islam (2015) karya Badri Yatim, Nabi Muhammad melakukan khotbah di depan pintu Kabah kepada seluruh kaum muslim dan kafir Quraisy.

Isi dari khotbah nabi Muhammad adalah pengampunan yang ia berikan kepada kaum Quraisy atas seluruh perbuatan negatif yang mereka lakukan kepada nabi Muhammad dan kaum muslim.

Nabi Muhammad juga menyampaikan bahwa kaum Quraisy dibebaskan secara penuh dari hukuman.

Setelah khotbah disampaikan, banyak dari kaum Quraisy memeluk agama Islam. Peristiwa ini menandai kekuasaan Nabi Muhammad dan kaum muslim terhadap kota Mekkah.

Baca juga: Sejarah Penaklukan Konstantinopel (1453)


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X