Pola Pewarisan Sifat: Kromosom Pindah Silang

Kompas.com - 19/11/2020, 18:38 WIB
Ilustrasi kromosom X ShutterstockIlustrasi kromosom X

KOMPAS.com - Pindah silang atau crossing over adalah salah satu pola pewarisan sifat yang ditemukan oleh William Batenson dan R.C. Punnet.

Dilansir dari National Center for Biotechnology Informatin (NCBI), Batenson dan Punnet mengawinkan silang tanaman ercis bunga ungu dan serbuk sari panjang dengan ercis bunga merah dan serbuk sari bulat untuk mempelajari tautan gen.

Namun muncul keturunan pertama (F1) adalah ungu bulat dan merah panjang yang tidak seharusnya ada pada tautan gen. Pada tahun 1911 Thomas Hunt Morgan menemukan timbulnya fenotip baru ini dipengaruhi oleh pindah silang antar kromosom homolog.

Morgan menyatakan bahwa kromosom homolog bisa saling bertukar informasi pada proses meiosis.

Baca juga: Struktur dan Fungsi Kromosom: Sentromer, Lokus Gen Sampai Telomer

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI Kromosom pindah silang

Dilansir National Human Genome Research Institute, pindah silang dapat terjadi pada pasangan kromosom homolog. Misalnya kromosom 2 dari ayah dapat berpindah silang dengan kromosom 2 dari ibu menghasilkan sel anak hasil rekombinasi kromosom.

Kromosom homolog yang bersebelahan saling menyilang dan pada pembelahan meiosis II, kromatid tersebut terpisah.

Lalu kromatid bergabung kembali dengan bagian yang putusnya namun yang tergabung adalah potongan kromatid kromosom homolognya seperti pada gambar.

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI Rekombinasi kromosom pada proses meiosis

Baca juga: Tipe Kromosom dan Perannya dalam Pewarisan Sifat

Kromosom yang telah berpindah silang kemudian ditarik keujung-ujung sel dan berlangsung proses meiosis pada umumnya. Pindah silang menghasilkan karakteristik yang berbeda dibandingkan tidak adanya pindah silang dalam proses meiosis.

Inilah alasan mengapa anak-anak dari orang tua yang sama bisa memiliki wajah yang berbeda. Bahkan ada anak yang tidak mirip dengan kedua orang tuanya dan hanya mirip dengan kakek atau nenek dari salah satu pihak orang tuanya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Contoh Musik Ansambel Tradisional di Indonesia

Contoh Musik Ansambel Tradisional di Indonesia

Skola
Rumus Einstein, E=MC2

Rumus Einstein, E=MC2

Skola
Rumus Cepat Rambat Gelombang

Rumus Cepat Rambat Gelombang

Skola
Asal-usul dan Isi Teori Ledakan Besar

Asal-usul dan Isi Teori Ledakan Besar

Skola
Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Skola
Apa Itu Endosimbiosis?

Apa Itu Endosimbiosis?

Skola
Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Skola
Sejarah Lahirnya Musik Barat

Sejarah Lahirnya Musik Barat

Skola
Pola Pengembangan Paragraf

Pola Pengembangan Paragraf

Skola
Rumah Panjang, Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Rumah Panjang, Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat

Skola
Teori Abiogenesis

Teori Abiogenesis

Skola
Efek Emisi Karbon pada Daerah Perairan

Efek Emisi Karbon pada Daerah Perairan

Skola
Pengaruh Penggunaan Pewarna Alami Batik

Pengaruh Penggunaan Pewarna Alami Batik

Skola
4 Teori Terbentuknya Negara

4 Teori Terbentuknya Negara

Skola
Tujuan Utama Kegiatan Pelatihan Pembatik dengan Pewarna Alami

Tujuan Utama Kegiatan Pelatihan Pembatik dengan Pewarna Alami

Skola
komentar
Close Ads X