Kombinasi Teknik Menggiring dan Menyundul Bola

Kompas.com - 19/11/2020, 15:45 WIB
Bek Timnas Indonesia, Hansamu Yama, berusaha menyundul bola dalam pertandingan persahabatan melawan Vanuatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6/2019). KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNGBek Timnas Indonesia, Hansamu Yama, berusaha menyundul bola dalam pertandingan persahabatan melawan Vanuatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6/2019).

Bagaimana cara melakukannya?

Berikut penjelasannya yang mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud):

Baca juga: Variasi Menembak Bola ke Gawang dalam Permainan Sepak Bola

  1. Badan dalam posisi berdiri tegak dan arahkan pandangan fokus melihat ke depan.
  2. Cobalah untuk menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam atau kaki bagian luar atau bagian punggung kaki.
  3. Saat menggiring cobalah untuk menggunakan ketiga jenis teknik tersebut. Cobalah untuk berlari dan menggiring secara perlahan.
  4. Selesai menggiring, cobalah untuk menyundul bola ke arah teman satu tim. Setelah itu cobalah untuk menggiring ke arah gawang.

Lakukan latihan kombinasi keterampilan teknik menggiring serta menyundul bola secara rutin, khususnya pada teknik menyundul bola ke arah gawang.

Dalam buku Olahraga (2016) karya Sukma Aji, dalam menyundul bola memiliki beberapa prinsip yang harus diperhatikan oleh pemain. 

Baca juga: Variasi Menggiring dalam Permainan Sepak Bola

Berikut prinsip-prinsip menyundul bola: 

  • Lari menjemput arah datangnya bola, pandangan mata tertuju pada arah bola
  • Otot-otot leher dikuatkan atau dikeraskan
  • Bagian badan yang digunakan untuk menyundul bola adalah dahi, yaitu daerah kepala di atas kedua kening di bawah rambut kepala
  • Badan ditarik ke belakang melengkung pada daerah pinggang, kemudian dengan gerakan seluruh tubuh, yaitu kekuatan otot-otot perut, kekuatan dorongan panggul dan kekuatan kedua lutut, kaki diturunkan, badan diayun ke depan sehingga dahi dapat mengenai bola
  • Pada waktu menyundul bola, mata tetap terbuka tidak boleh dipejamkan, selalu mengikuti arah datangnya bola dan mengikuti ke mana bola diarahkan, selanjutnya diikuti dengan gerak lanjutan untuk segera lari mencari posisi.   

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tari Bidu, Media Mencari Jodoh di NTT

Tari Bidu, Media Mencari Jodoh di NTT

Skola
Heliosentrisme: Pengertian dan Sejarahnya

Heliosentrisme: Pengertian dan Sejarahnya

Skola
5 Macam Teknik Menggambar

5 Macam Teknik Menggambar

Skola
Cara Menghitung Volume Balok

Cara Menghitung Volume Balok

Skola
Rumus Luas Permukaan Balok

Rumus Luas Permukaan Balok

Skola
Rumus Volume Limas

Rumus Volume Limas

Skola
Rumus Luas Permukaan Limas

Rumus Luas Permukaan Limas

Skola
Tari Gareng Lameng, Ungkapan Syukur Masyarakat NTT

Tari Gareng Lameng, Ungkapan Syukur Masyarakat NTT

Skola
Tari Lenso, Berasal dari Bahasa Portugis

Tari Lenso, Berasal dari Bahasa Portugis

Skola
Interval Nada Harmonis dan Melodis

Interval Nada Harmonis dan Melodis

Skola
Peran IPTEK dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi

Peran IPTEK dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi

Skola
Tari Bedana, Cermin Tata Kehidupan Masyarakat Lampung

Tari Bedana, Cermin Tata Kehidupan Masyarakat Lampung

Skola
10 Patung Tertinggi di Dunia

10 Patung Tertinggi di Dunia

Skola
Tari Cangget, Tarian Tradisional Provinsi Lampung

Tari Cangget, Tarian Tradisional Provinsi Lampung

Skola
Kenapa Hujan Bikin Lapar?

Kenapa Hujan Bikin Lapar?

Skola
komentar
Close Ads X