Kompas.com - 18/11/2020, 18:55 WIB
Seniman PM Toh tampil dalam pementasan drama musikal berjudul Cupak dan Gerantang di Gedung Kesenian Jakarta, Minggu (12/2/2012). Cerita dalam opera tersebut diadaptasi dari dongeng rakyat Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menceritakan tentang dua orang saudara berbeda sifat namun saling bantu membantu menjalankan roda kerajaan. KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Seniman PM Toh tampil dalam pementasan drama musikal berjudul Cupak dan Gerantang di Gedung Kesenian Jakarta, Minggu (12/2/2012). Cerita dalam opera tersebut diadaptasi dari dongeng rakyat Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menceritakan tentang dua orang saudara berbeda sifat namun saling bantu membantu menjalankan roda kerajaan.

KOMPAS.com - Drama merupakan karya sastra yang disertai dengan dialog dan ditampilkan di hadapan penonton.

Menurut Herman J. Waluyo dalam Drama: Teori dan Pengajarannya (2006), drama merupakan tiruan kehidupan manusia yang diproyeksikan di atas pentas. Ada berbagai macam jenis drama. Kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis drama.

Jenis drama berdasarkan bentuk sastra cakapannya

  • Drama puisi, merupakan drama yang menyerupai bentuk puisi atau memasukkan unsur-unsur puisi pada sebagian besar percakapannya.
  • Drama prosa, yaitu drama yang percakapannya disusun dalam bentuk narasi prosa.

Baca juga: Struktur dan Kaidah Kebahasaan Drama

Jenis drama berdasarkan sajian isinya

  • Tragedi atau disebut juga drama duka. Drama ini menceritakan kisah yang menyedihkan, tidak menguntungkan, atau bencana. Tokoh dan nuansa panggung muram.
  • Komedi atau disebut juga drama ria. Kebalikan dari tragedi, drama ini menceritakan kisah yang menyenangkan, menghibur, atau kisah ringan yang biasa terjadi di kehidupan sehari-hari. Tokoh dan nuasnsa panggung penuh canda, tawa, dan ejekan konyol yang membuat penonton terhibur.
  • Tragikomedi atau disebut juga drama dukaria. Drama ini menggabungkan tragedi dan komedi. Penyampaiannya di atas panggung bisa dalam bentuk akhir yang bahagia dari sebuah bencana.

Jenis drama berdasarkan jumlah dialognya

  • Pantomim: drama tanpa kata-kata yang hanya mengandalkan gerak tubuh dan mimik wajah.
  • Minikata: drama dengan sedikit kata selebihnya gerak tubuh dan mimik wajah.
  • Monolog: drama yang mengandung percakapan atau narasi yang disampaikan oleh satu tokoh, tanpa ada balasan dari tokoh lain.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.