Kompas.com - 18/11/2020, 17:48 WIB
Sebuah foto peristiwa spermatogensis oleh mikroskop elektron. Angela FlynnSebuah foto peristiwa spermatogensis oleh mikroskop elektron.

KOMPAS.com - Masihkah kamu ingat tentang ciri-ciri makhluk hidup? Suatu organisme dinyatakan makhluk hidup jika bernafas, memerlukan makan dan minum, bergerak, tumbuh dan berkembangan, peka terhadap rangsang, dan dapat bereproduksi.

Manusia dan hewan vertebrata bereproduksi dengan cara pertemuan sel telur dan sperma. Namun sebelumnya sel telur dan sperma harus dibuat terlebih dahulu dalam tubuh. Pembuatan sel reproduksi disebut dengan gametogenesis.

Gametogenesis pada jantan disebut dengan spermatogenesis sedangkan gametogenesis pada betina disebut dengan oogenesis.

Spermatogenesis

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI Tahapan Spermatogenesis

Baca juga: Rilis September, Konsol Game Sega Genesis Mini Dijual Rp 1 Jutaan

Dilansir dari PEDIAA, spermatogenesis adalah pembentukan gamet jantan yaitu sel sperma yang terjadi didalam testis. Proses spermatogenesis terjadi dalam beberapa tahap, yaitu:

  • Dilansir dari embryology.ch, spermatogenesis dimulai dari pembelahan sel yang belum matang (spermatogonia) secara mitosis selama 16 hari. Satu spermatogonia akan disimpan dan satunya lagi akan menjadi spermatogonia b.
  • Spermatogonia b akan mengalami pembelahan secara mitosis sengahasilkan sel anal yang bersifar diploid. Spermatogonia hasil mitosis kemudia tumbuh menjadi spermatosit.
  • Spermatosit kemudian mengalami pembelahan meiosis selama 24 hari dan menghasilkan dua spermatosit sekunder yang bersifat haploid atau hanya setengah identik dengan induknya.
  • Spermatosit sekunder kemudian membelah kembali secara meiosis selama beberapa jam dan menghasilkan empat spermatid.

Baca juga: Sega Genesis Bakal Lahir Kembali

  • Dilansir dari BiologyWise, spermatid kemudian mengalami pematangan dengan berkembangnya mikrotubulus pada sentriol yang kemudian membentuk ekor sperma, nukleus yang mengecil sehingga kepala sperma, dan badan basal. Setelah pematangan barulah jadi sel sperma yang siap keluar dari tubuh jantan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Skola
Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Skola
Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Skola
Alat Musik Daerah Maluku

Alat Musik Daerah Maluku

Skola
Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Skola
Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Skola
Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Skola
Ganda, Alat Musik Daerah Sulawesi Tengah

Ganda, Alat Musik Daerah Sulawesi Tengah

Skola
Kolintang, Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara

Kolintang, Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara

Skola
Keunikan Alat Musik Tradisional Bali

Keunikan Alat Musik Tradisional Bali

Skola
Tuma, Alat Musik Khas Kalimantan Barat

Tuma, Alat Musik Khas Kalimantan Barat

Skola
8 Alat Musik Daerah NTT

8 Alat Musik Daerah NTT

Skola
Alat Musik Tradisional Kalimantan Utara

Alat Musik Tradisional Kalimantan Utara

Skola
Bisakah Serigala Dijinakkan?

Bisakah Serigala Dijinakkan?

Skola
Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Skola
komentar
Close Ads X