Peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris: Babilonia Lama

Kompas.com - 17/11/2020, 14:44 WIB
Taman Gantung Babilonia, dibangun Abad ke-8 hingga ke-6 Sebelum Masehi. britannica.comTaman Gantung Babilonia, dibangun Abad ke-8 hingga ke-6 Sebelum Masehi.

KOMPAS.com - Peradaban Babilonia mulai muncul di Mesopotamia pada sekitar 1850 tahun Sebelum Masehi.

Nama Babilonia diambil dari kata babila yang berarti Gerbang menuju Tuhan. Penamaan tersebut berdasarkan realita keindahan Babilonia pada masa tersebut.

Bangsa pendukung dari peradaban Babilonia adalah bangsa Amorit. Sumuabum sebagai pemimpin bangsa Amorit, mulai membuka peradaban Babilonia pada 1850 Sebelum Masehi.

Sistem pemerintahan

Pelaksanaan pemerintahan Babilonia berdasar pada hukum Hammurabi. Hukum Hammurabi adalah undang-undang yang diciptakan oleh raja Hammurabi untuk mengatur peradaban Babilonia.

Hukum Hammurabi berbentuk teks yang dipahatkan pada tugu batu setinggi 2,5 meter. Hukum ini terdiri atas 280 pasal dan sekitar 4000 baris.

Baca juga: Assyria, Peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris

Dalam buku Sejarah Peradaban Dunia I (2017) karya Susmihara, Hukum Hammurabi mengatur segala aspek hukum masyarakat Babilonia, seperti agama, hak milik, perkawinan, utang piutang, perpajakan hingga tindakan kriminal.

Hukum Hammurabi bersifat pembalasan, pelanggar hukum akan mendapatkan balasan sesuai dengan kejahatan yang telah ia perbuat.

Sistem kepercayaan

Babilonia menganut kepercayaan yang hampir sama dengan bangsa Sumeria. Mereka menganut sistem kepercayaan politeisme atau memuja banyak dewa.

Dewa utama bangsa Babilonia adalah Dewa Marduk, yang merupakan putra dari Dewa Enki. Dalam masyarakat Babilonia, pendeta memiliki peranan penting dalam bidang pengajaran dan pendidikan.

Angka 258.458 dinyatakan dalam sistem sexagesimal (basis 60) dari Babilonia dan dalam huruf paku.britannica.com Angka 258.458 dinyatakan dalam sistem sexagesimal (basis 60) dari Babilonia dan dalam huruf paku.
Perkembangan ilmu pengetahuan

Dalam buku Babylonia : Menyusuri Jejak Kota yang Hilang (2010) karya Ardisson Muhammad, perkembangan ilmu pengetahuan yang paling menonjol dari peradaban Babilonia adalah astronomi, matematika, dan arsitektur.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Macam-Macam Norma di Masyarakat

Macam-Macam Norma di Masyarakat

Skola
Perbedaan Informasi Tersurat dan Tersirat

Perbedaan Informasi Tersurat dan Tersirat

Skola
Ciri Perlawanan Bangsa Indonesia pada Abad Ke-19

Ciri Perlawanan Bangsa Indonesia pada Abad Ke-19

Skola
Ciri Khas Masjid Kuno di Indonesia

Ciri Khas Masjid Kuno di Indonesia

Skola
Pengertian Suhu dan Faktornya

Pengertian Suhu dan Faktornya

Skola
Kondisi Cuaca dan Pengaruhnya Terhadap Kegiatan Manusia

Kondisi Cuaca dan Pengaruhnya Terhadap Kegiatan Manusia

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Tabung

Cara Menghitung Luas Permukaan Tabung

Skola
Cara Menghitung Volume Kubus

Cara Menghitung Volume Kubus

Skola
Perbedaan Musim, Iklim, dan Cuaca

Perbedaan Musim, Iklim, dan Cuaca

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Kubus

Cara Menghitung Luas Permukaan Kubus

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Prisma

Cara Menghitung Luas Permukaan Prisma

Skola
Penyebab Terjadinya Perbedaan Musim di Bumi

Penyebab Terjadinya Perbedaan Musim di Bumi

Skola
Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Cara Menghitung Luas Permukaan Kerucut

Skola
Cara Menghitung Luas Trapesium

Cara Menghitung Luas Trapesium

Skola
Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Cara Menghitung Luas Jajar Genjang

Skola
komentar
Close Ads X