Sumeria: Peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris

Kompas.com - 17/11/2020, 11:00 WIB
Tablet paku Sumeria, mungkin dari Erech (Uruk), Mesopotamia tahun 3100?2900 Sebelum Masehi. Sekarang tersimpan di Museum Seni Metropolitan, Kota New York. britannica.comTablet paku Sumeria, mungkin dari Erech (Uruk), Mesopotamia tahun 3100?2900 Sebelum Masehi. Sekarang tersimpan di Museum Seni Metropolitan, Kota New York.

KOMPAS.com - Bangsa Sumeria adalah bangsa tertua yang mendiami kawasan Mesopotamia (Asia Barat). Peradaban Sumeria mulai muncul sekitar 3000 Sebelum Masehi.

Pada awalnya, bangsa Sumeria hidup dengan berburu dan bercocok tanam dalam tingkat yang sederhana.

Setelah itu, peradaban mereka semakin berkembang hingga mampu mengendalikan banjir dengan cara membuat benteng tanah, terowongan, dan saluran untuk meluruskan aliran sungai.

Bangsa Sumeria mencapai puncak kejayaan ketika mereka mampu mendirikan kota-kota dengan pemerintahan seperti negara atau biasa disebut dengan Negara Kota (City State).

Pada masa ini, muncul kota Ur, Uruk dan Kish yang saling bersaing untuk memperebutkan kekuasaan tertinggi di Sumeria.

Baca juga: Peradaban Mohenjo-Daro dan Harappa

Sistem pemerintahan

Peradaban Sumeria menganut sistem pemerintahan Negara Kota. Pada sistem ini, kota-kota bangsa Sumeria memiliki kedaulatan untuk mengatur pemerintahannya sendiri seperti sebuah negara.

Raja berperan sebagai pemimpin pemerintahan sekaligus pemimpin agama. Ketika seorang raja meninggal, pasukan pengawal pribadi dan selir-selirnya ikut dibunuh dan dimakamkan disamping makam sang raja.

Kehidupan sosial ekonomi

Corak ekonomi utama dari peradaban Sumeria adalah pertanian dan perdagangan. Hasil pertanian dari Sumeria adalah gandum, sayur, anggur, zaitun, dan tanaman khas mesopotamia lainnya.

Kemajuan sektor pertanian Sumeria disebabkan oleh keadaan tanah sekitar Eufrat dan Tigris yang subur serta keahlian mereka dalam hal irigasi tanaman.

Sektor perdagangan bangsa Sumeria bertumpu pada komoditas kerajinan, perhiasan, tanaman pangan, dan daging hewan ternak.

Baca juga: Peradaban Romawi Kuno

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X