Kompas.com - 14/11/2020, 17:25 WIB
Matahari terbenam di bahu kanan patung Sphinx di kawasan piramida Mesir. Fenomena astronomi khas ini terjadi di Mesir selama dua kali di Musim Semi pada Maret dan Musim Gugur pada September. Facebook/ Egypt Ministry of AntiquitiesMatahari terbenam di bahu kanan patung Sphinx di kawasan piramida Mesir. Fenomena astronomi khas ini terjadi di Mesir selama dua kali di Musim Semi pada Maret dan Musim Gugur pada September.

KOMPAS.com - Gerakan Nasionalisme di Mesir mulai muncul pada sekitar awal abad ke- 19 Masehi.

Gerakan nasionalisme Mesir bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kebangsaan dan mendirikan negara Mesir yang berdaulat.

Terdapat beberapa peristiwa yang melatarbelakangi gerakan nasionalisme Mesir, yaitu: 

  1. Runtuhnya kekuatan Kekhilafahan Turki Utsmani
  2. Munculnya golongan cendekiawan di pemerintahan Mesir
  3. Munculnya golongan terpelajar yang membawa gagasan revolusioner

Muhammad Ali britannica.com Muhammad Ali
Proses Masuknya Nasionalisme

Dalam buku Gagasan-Gagasan Nasionalisme Arab (1969) karya Hazem Zaki, gerakan nasionalisme Mesir masuk melalui empat jalur, yaitu :

  • Melalui Ekspansi

Perancis pada tahun 1798 melakukan ekspansi di kawasan Mesir dengan tujuan untuk mencari pasar baru dan mengembangkan perindustrian Perancis. Selain itu, Perancis juga membawa teknologi dan ideologi yang mampu mempengaruhi kesadaran nasionalisme masyarakat Mesir.

Baca juga: Gerakan Nasionalisme India

  • Melalui Pendidikan

Muhammad Ali Pasha mengirim beberapa pemuda terpilih untuk mengenyam pendidikan Eropa. Hal tersebut bertujuan untuk menyerap perkembangan ilmu pengetahuan dari Eropa dan menyebarkannya di Mesir.

Program tersebut berhasil menumbuhkan gerakan-gerakan nasionalisme di Mesir pada akhir abad ke-19 Masehi.

  • Melalui Bahasa dan Sastra

Pada akhir abad ke-19 Masehi, Muhammad Taufik mendirikan perpustakaan untuk menggerakan budaya literasi bangsa Mesir.

Selain itu, penerbitan buku-buku kebudayaan Arab klasik mampu mengembalikan ingatan kejayaan bangsa Arab sehingga memunculkan semangat nasionalisme Mesir.

Baca juga: Perlawanan terhadap Kolonialisme Melalui Karya Sastra

  • Melalui Media Cetak

Pada tahun 1828, Muhammad Ali Pasha menerbitkan surat kabar berbahasa arab bernama ‘Berita Mesir’. Pada perkembangannya surat kebar ini memberitakan peristiwa dunia dan menyebarkan gagasan nasionalisme sehingga membentu kesadaran nasionalisme Mesir.

Dampak

Gerakan nasionalisme Mesir berdampak pada munculnya pemberontakan dan perlawanan rakyat Mesir terhadap Inggris dan Turki Utsmani.

Pemberontakan Urabi pada tahun 1881 yang dipimpin oleh Ahmad Urabi mampu memunculkan semangat untuk mendirikan negara Mesir.

Dalam jurnal Meredupnya Sinar Imperium Turki Utsmani (2004) karya Apipudin, pada awal abad ke-20 Masehi, muncul partai politik Mesir yang mampu membebaskan Mesir dari kekuasaan Turki Utsmani dan mengumumkan Uniteral Declaration.

Baca juga: Perlawanan Kolonialisme dan Imperialisme: Maluku Angkat Senjata


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X