Kompas.com - 06/11/2020, 17:17 WIB
Pementasan drama kolosal Malin Kundang sebagai puncak acara Indonesia Week 2013 di kampus Ritsumeikan APU, Beppu, Jepang, JUmat (28/6/2013) malam. M Latief/KOMPAS.comPementasan drama kolosal Malin Kundang sebagai puncak acara Indonesia Week 2013 di kampus Ritsumeikan APU, Beppu, Jepang, JUmat (28/6/2013) malam.

KOMPAS.com - Teks eksemplum ialah karya yang isinya menceritakan tentang peristiwa atau pengalaman hidup seseorang.

Peristiwa tersebut dituangkan dalam teks dengan tujuan, agar tidak terulang lagi di kemudian hari.

Baik penulis, pembaca, maupun tokoh dalam cerita bisa mengambil amanat dari teks eksemplum yang dipaparkan.

Berikut contoh teks eksemplum tentang cerita rakyat:

Contoh I
Pada suatu kala, hiduplah tiga pohon berdampingan. Sebut saja pohon Do, pohon Re, dan pohon Mi. Pohon Re sering diejek pohon-pohon lain, termasuk Do dan Mi.

Baca juga: Teks Eksemplum: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, dan Contohnya

Pohon Re pendek, banyak duri, dan daunnya tidak cantik. Hal itu membuatnya jadi minder, rendah diri, dan kurang bersyukur. Pohon Do sering mengejeknya. Pohon Do membandingkan dengan dirinya yang kuat dan kokoh, batang dan rantingnya begitu gagah dan menjulang tinggi.

Pohon Mi tak mau kalah. Ia menyombongkan daunnya yang cantik. Saking cantiknya, setiap ada orang datang, mereka mengambil daun dari Pohon Mi. Sampai suatu hari daunnya habis. Pohon Mi jadi gundul. Pohon Re berusaha menghibur Pohon Mi. Suatu saat daun-daunnya pasti akan tumbuh lagi. Pohon Do malah menertawakan Pohon Mi. Ia membanggakan dirinya sebagai pohon terbaik di dunia. Esoknya beberapa orang datang dan menebang Pohon Do. Mereka menebang pohon itu untuk dijadikan rumah.

Dari kejadian tersebut Pohon Re menjadi lebih besyukur. Meski ia tidak secantik atau segagah pohon lain, kelebihan yang ada pada Pohon Re membuatnya tetap hidup. Ia tidak lagi minder dan rendah diri karena setiap individu pasti memiliki keunikannya masing-masing.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Siapa Penemu Bahasa Inggris?

Skola
Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Penyebutan Sate di Berbagai Negara

Skola
Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Peran Penting Kecoak untuk Bumi

Skola
Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Kenapa Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut dan Madura?

Skola
Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Ngayau, Tradisi Turun-temurun dari Suku Dayak

Skola
Kisah Kepunahan Harimau Bali

Kisah Kepunahan Harimau Bali

Skola
Apakah Bangsa Viking Nyata?

Apakah Bangsa Viking Nyata?

Skola
Berapa Usia Matahari?

Berapa Usia Matahari?

Skola
Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Sampek, Alat Musik Tradisional Kalimantan Timur

Skola
Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Keunikan Alat Musik Fu, Maluku Utara

Skola
Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Tifa, Alat Musik Daerah Papua

Skola
Alat Musik Daerah Maluku

Alat Musik Daerah Maluku

Skola
Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Mengenal Alat Musik Daerah Gorontalo

Skola
Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Japen dan Garantung, Alat Musik Daerah Kalimantan Tengah

Skola
Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Alat Musik Panting Khas Kalimantan Selatan

Skola
komentar
Close Ads X