Kondisi Politik masa Orde Baru

Kompas.com - 01/11/2020, 15:10 WIB
Presiden Soeharto saat dilantik/disumpah menjadi Presiden. Pat HendrantoPresiden Soeharto saat dilantik/disumpah menjadi Presiden.

KOMPAS.com - Konsep stabilitas politik yang diterapkan pada masa Orde Baru menimbulkan kebijakan dan peristiwa politik penting di Indonesia.

Kebijakan stabilitas politik rezim Orde Baru yang bertujuan untuk melanggengkan kekuasaan Soeharto mendapat banyak perlawanan di kalangan masyarakat dan politisi. Berikut kondisi politik masa Orde Baru:

  • De-Soekarnoisasi

De-Soekarnoisasi adalah istilah yang merujuk pada upaya untuk menghilangkan pengaruh-pengaruh Soekarno dalam tatanan kehidupan masyarakat Indonesia.

Dalam buku Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (2005) karya M.C Ricklefs, beragam ideologi Soekarno dinyatakan tidak lagi menjadi ideologi negara dan direduksi menjadi ideologi Pancasila saja.

Pada Agustus 1967, Pemerintah Orde Baru juga menghapuskan lembaga-lembaga negara yang berkaitan dengan Soekarno.

Baca juga: Sistem Kepartaian masa Orde Baru

  • Peristiwa Malari

Peristiwa Malari (Malapetaka Lima Belas Januari) terjadi pada 15 Januari 1974. Peristiwa Malari merupakan peristiwa demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa untuk mengkritisi kebijakan investasi dan korporasi pemerintah Orde Baru.

Demonstrasi tersebut berujung dengan kerusuhan sosial di Jakarta. Peristiwa Malari bertepatan dengan kedatangan Perdana Menteri Jepang Kakuei Tanaka di Indonesia.

Dalam buku Indonesia Beyond Soeharto: Negara, Ekonomi, Masyarakat dan Transisi (2001) karya Donald K Emerson, peristiwa Malari mengakibatkan pengrusakan produk mobil dan motor Jepang, bangunan, dan menelan korban jiwa.

  • Petisi 50

Pada September 1976, Sawito Kartowibowo melakukan kritik terhadap praktik korupsi rezim Orde Baru dengan menulis sebuah dokumen berjudul ‘’Menuju Keselamatan”.

Setelah itu, Sawito juga membuat dokumen petisi 50 yang berisi kritik tentang penggunaan ideologi Pancasila sebagai alat untuk membasmi lawan politiknya.

Baca juga: Program Ekonomi masa Orde Baru

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X