Integrasi Timor Timur ke Indonesia masa Orde Baru

Kompas.com - 01/11/2020, 12:30 WIB
Ilustrasi Timor Leste (dulu bernama Timor Timur). ShutterstockIlustrasi Timor Leste (dulu bernama Timor Timur).

KOMPAS.com - Timor Timur merupakan kawasan yang termasuk dalam gugus pulau Timor di Nusa Tenggara Timur. Kawasan ini dulunya merupakan daerah jajahan dari bangsa Portugis.

Pasca peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan perundingan tentang wilayah Indonesia dengan Belanda, kawasan Timor Timur tidak masuk sebagai wilayah Republik Indonesia.

Hal tersebut karena wilayah Timor Timur masih berstatus sebagai daerah jajahan Portugis. 

Runtuhnya Kekuasaan Portugis

Runtuhnya kekuasaan Portugis atas Timor Timur terjadi sekitar tahun 1974 kerena berkembangnya Revolusi Bunga atau Revolusi Anyelir.

Dalam buku Hari-Hari Terakhir Timor Timur : Sebuah Kesaksian (2003) karya Zacky Anwar dkk, Revolusi Bunga merubah rezim Portugal dari kediktatoran otoriter menjadi demokrasi praktis. Revolusi Bunga juga berdampak pada Timor Timur sebagai daerah jajahan.

Baca juga: Timor Leste, Negara Bekas Bagian Indonesia

Pada Mei 1974, pemerintahan baru di Portugal memberikan izin pendirian partai politik untuk menentukan masa depan bangsa Timor Timur melalui referendum yang akan dilaksanakan pada 13 Maret 1975.

Referendum tersebut meliputi 3 pilihan, yakni:

  • Menjadi daerah otonom dalam federasi Portugis
  • Menjadi negara bebas dan merdeka
  • Menjadi bagian dari Indonesia

Muncul tiga partai politik di Timor Timur dengan pandangan politik yang berlawanan yakni, UDT, Fretilin dan Apodeti.

Persaingan antara tiga partai tersebut menjadikan konflik yang berkepanjangan dan mengharuskan masyarakat sipil mengungsi ke wilayah Indonesia.

Operasi Militer Indonesia

Dalam buku Sejarah Kecil ‘Petite Histoire’ Indonesia (2004) karya Rosihan Anwar, disebutkan bahwa Ali Moertopo memimpin pasukan dalam Operasi Komodo yang bertujuan untuk integrasi Timor Timur ke Indonesia.

Baca juga: 3 Negara yang Berbatasan Langsung dengan Daratan Indonesia

 

Operasi Komodo merupakan misi intelijen yang dilakukan oleh perwira perwira TNI. Pasca Operasi Komodo, Indonesia kembali melancarkan Operasi Seroja pada Desember 1975.

Amerika Serikat turut mengambil peran dalam operasi-operasi keamanan yang dilakukan Indonesia di Timor Timur. Hal tersebut dikarenakan Amerika Serikat tidak ingin Timor Timur jatuh kedalam pengaruh Komunis.

Proses integrasi Timor Timur ke dalam wilayah Indonesia secara resmi disahkan melalui UU no 7 tahun 1976 tentang penyatuan ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pembentukan Provinsi Daerah Tingkat I di Timor Timur.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X